- Pandji Pragiwaksono tergerak mendirikan Yayasan Pita Kuning setelah melihat langsung kondisi anak penderita kanker saat syuting acara "Kena Deh" pada 2006.
- Pita Kuning menggelar laga amal mini soccer pada 23 Mei 2026 untuk menggalang dana sekaligus memberi semangat kepada anak-anak pejuang kanker.
- Yayasan ini didukung tokoh seperti Indro Warkop untuk memberikan perawatan paliatif dan memastikan hak anak-anak prasejahtera tetap terpenuhi meski dalam masa pengobatan.
Keterlibatan pria yang kini menetap di New York tersebut bermula pada 2006 silam. Kala itu, Pandji yang masih memandu program televisi "Kena Deh" diminta memenuhi wish list seorang anak penderita kanker di Rumah Sakit Dharmais.
"Jadilah Mas Pandji datang dan ngelihat secara langsung (para penderita kanker) dan dia kayak, 'Wow gue baru tau kalau ada anak-anak kanker sebanyak ini'," ungkap Ketua Yayasan Pita Kuning, Tyas Amalia.
Terhenyak dengan realita tersebut, Pandji membawa isu ini ke siaran radionya di Hard Rock FM bersama rekan penyiarnya, Steny Agustaf.
Efeknya ternyata masif. Donasi dan relawan berdatangan, hingga akhirnya yayasan tersebut menjadi resmi berbadan hukum pada 2007. Pandji pun didapuk sebagai salah satu pendiri sekaligus pembina hingga saat ini.
Selain Pandji, komedian senior Indro Warkop juga turut turun tangan sebagai dewan pengawas di Pita Kuning.
Kepedulian pria 68 tahun itu didasari oleh kedekatan personalnya dengan penyakit kanker, usai kehilangan sahabatnya, Dono dan Kasino, serta mendiang istrinya tercinta.
Berita Terkait
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Gelar Laga Cepak Bola, Yayasan Pita Kuning Wujudkan Impian Pasien Kanker Anak
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan