Sosok Syekh Ahmad Al Misry diungkap Hanny Kristianto. Al Misry bukan ulama, hanya orang biasa yang biasa menjadi penerjemah, [Instagram]
Baca 10 detik
- Hanny Kristianto mengungkapkan bahwa tersangka kasus pelecehan santri, Syekh Ahmad Al Misry, sebenarnya bernama asli Ahmed Abdel Wakeel.
- Tersangka yang tinggal di Tebet, Jakarta, dulunya hanya bekerja sebagai penerjemah sebelum tiba-tiba menjadi pemuka agama ternama.
- Hanny mendesak pemerintah agar lebih selektif dalam mengawasi izin pendirian lembaga pendidikan agama guna mencegah kasus pelecehan serupa.
Dari kasus ini, Hanny Kristianto berharap agar pemerintah lebih selektif dalam mengawasi izin berdirinya lembaga pendidikan agama.
"Kenapa pelecehan seksual terjadi di mana-mana di pondok? Ya karena begitu mudahnya bikin pondok pesantren," kata Hanny prihatin.
Sebagai bukti takutnya SAM, Hanny Kristianto mencoba menelepon. Namun tak ada jawaban dari yang bersangkutan.
"Berarti sekarang SAM ini ditelepon sudah enggak berani ngangkat, divideo call enggak ngangkat, dia matikan," ujar Hanny Kristianto.
Hingga kini, Ustaz Ahmad Al Misry masih buron di tanah kelahirannya di Mesir.
Komentar
Berita Terkait
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar
-
Buronan Kasus Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Akhirnya Ditangkap di Mesir
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Buat Kamu yang Menanti Pertemuan Tak Pasti
-
Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan
-
'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan
-
Jadi Penutup Tur Asia, Ini Prediksi Daftar Lagu Konser ONE OK ROCK di Indonesia Arena Hari Ini!
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix
-
BABYMONSTER Resmi Umumkan Konser di Jakarta Oktober 2026, Catat Tanggal War Tiketnya
-
Review Children of Heaven Versi Indonesia: Melokal dan Lebih Segar Berkat Peran Komika
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Dikritik Soal Artikulasi, Mahalini Akhirnya Bongkar Alasan di Balik Gaya Bernyanyinya