- Chef Juna menyatakan SDM di industri kuliner Indonesia cenderung manja karena sulit memisahkan urusan pribadi dengan tanggung jawab pekerjaan.
- Pernyataan tersebut disampaikan dalam podcast Raditya Dika mengenai tantangan mendisiplinkan pegawai yang sering izin mendadak karena alasan keluarga.
- Opini Chef Juna memicu perdebatan publik antara pandangan tentang pentingnya profesionalisme kerja dan kritik mengenai kurangnya empati terhadap karyawan.
Suara.com - Juna Rorimpandey alias Chef Juna memicu pro dan kontra di media sosial usai pernyataannya dalam sebuah podcast bersama Raditya Dika viral.
Dalam perbincangan tersebut, juri MasterChef Indonesia itu menyebut sumber daya manusia (SDM) di Indonesia cenderung “manja”, khususnya dalam dunia kerja profesional di dapur restoran.
Pernyataan itu langsung menuai banyak reaksi dari publik. Sebagian orang menganggap Chef Juna terlalu keras dan tidak memiliki empati terhadap karyawan, terutama terkait urusan keluarga.
Namun, tidak sedikit pula yang menilai ucapannya realistis dari sudut pandang pelaku bisnis dan industri profesional.
Dalam podcast tersebut, Chef Juna menceritakan pengalaman menghadapi pegawai yang kerap mendadak izin bekerja karena alasan keluarga, salah satunya ketika anak sakit.
Menurutnya, banyak pekerja di Indonesia yang masih sulit memisahkan urusan pribadi dengan tanggung jawab profesional.
“SDM kita manja,” kata Chef Juna dalam podcast yang kemudian ramai dibahas di berbagai platform media sosial.
Ia lalu memberi contoh situasi ketika seorang pegawainya mendadak tidak masuk kerja karena anaknya sedang sakit. Chef Juna mengaku dirinya memandang kondisi itu secara profesional.
“Itu bisa loh pagi-pagi, ‘Chef sorry saya nggak bisa berangkat kerja, anak saya panas, sakit’. Call me heartless, yang sakit kan anaknya. Istrinya kan ada di rumah. Ngapain kamu ikut-ikutan di rumah?” ujar Chef Juna.
Baca Juga: Disamakan dengan Hewan, Uni Bakwan Roza Lisna Tersinggung Jadi Bahan Ejekan Dokter
Menurutnya, keputusan tidak bekerja justru bisa berdampak buruk pada kondisi finansial keluarga karena gaji pegawai berpotensi dipotong akibat izin mendadak di luar cuti resmi.
“Anak sudah sakit, perlu biaya pengobatan, kamu izin tiba-tiba. Kan potong gaji. Itu kan bukan bagian dari cuti,” lanjutnya.
Chef Juna menegaskan bahwa pernyataannya tersebut merujuk pada budaya kerja di dapur profesional atau professional kitchen yang menuntut disiplin tinggi, kecepatan, serta kesiapan fisik dan mental.
Ia menilai budaya izin mendadak masih sering terjadi dan menjadi tantangan tersendiri dalam industri kuliner di Indonesia.
“Karena culture di sini agak berat juga. Karena orang kita agak manja, saya ngomong professional kitchen ya,” jelasnya lagi.
Meski mengaku tidak bisa sepenuhnya melarang pegawai untuk izin karena hal itu sudah menjadi kebiasaan dalam budaya kerja, Chef Juna memiliki cara sendiri untuk memberikan pelajaran kepada bawahannya.
Berita Terkait
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Anggun C Sasmi Curhat Rumahnya di Paris Dibobol Maling, Cincin Berlian Kesayangan Raib
-
Selebgram Eyo Rivaldi Diduga Gadaikan 3 Mobil Rental di Pontianak
-
Ngeri! Aa Juju Nekat Mau Jalan-jalan ke Perbatasan Kamboja yang Identik Perdagangan Ginjal
-
Miris! Lagunya Diparodikan dengan Lirik Tak Senonoh, Igor Saykoji Fokus Permasalahkan Logo
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic
-
Miris! Anak Baru Cerai Diperkosa Ayah Kandung Saat Menyusui Bayi
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Pesona Elegan Anggun C Sasmi Bikin Wanda House of Jewels Jadikan 'D Color Lady'
-
Berburu Harta Karun Koruptor, Jejouw Gigit Jari Gagal Bawa Pulang Harley Davidson
-
Melintasi Eropa hingga Asia, Perjalanan Chef Benjamin Halat Berakhir di Restoran Mewah Bali
-
Sinopsis Blood and Bone: Aksi Pertarungan Jalanan Michael Jai White, Tayang di Netflix
-
300 Barang Hasil Tindak Pidana Laku Dilelang, Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara
-
Sinopsis Bidadari Plus Plus: Duet Kriss Hatta dan Shinta Bachir, Tayang Dini Hari Nanti di RCTI
-
Loving Pablo: Menyelami Sisi Lain Sang Gembong Narkoba, Malam Ini di Trans TV