- Chef Juna menyatakan SDM di industri kuliner Indonesia cenderung manja karena sulit memisahkan urusan pribadi dengan tanggung jawab pekerjaan.
- Pernyataan tersebut disampaikan dalam podcast Raditya Dika mengenai tantangan mendisiplinkan pegawai yang sering izin mendadak karena alasan keluarga.
- Opini Chef Juna memicu perdebatan publik antara pandangan tentang pentingnya profesionalisme kerja dan kritik mengenai kurangnya empati terhadap karyawan.
Ia mengaku akan memberi tekanan lebih besar kepada pegawai tersebut saat kembali bekerja.
“Jadi paling besoknya pas dia masuk, I give him hell. Mending marahin. Pokoknya saya bikin hidupnya susah aja,” ucapnya.
Ia bahkan mengaku sengaja memberi tugas tambahan dan terus menekan ritme kerja pegawainya agar lebih disiplin dan tidak mudah mengeluh.
“Buruan, lama, kalau lama pulang aja. Saya gituin terus. Saya injek dalam kerjaan,” tambahnya.
Pernyataan tersebut pun langsung memancing perdebatan di media sosial. Sebagian netizen menilai Chef Juna terlalu keras dan kurang memahami kondisi pekerja yang juga memiliki tanggung jawab sebagai orang tua.
Namun di sisi lain, ada pula yang mendukung pandangannya karena dianggap mencerminkan realitas dunia kerja profesional yang menuntut komitmen tinggi, terutama dalam industri restoran yang bergerak cepat dan penuh tekanan.
Berita Terkait
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Anggun C Sasmi Curhat Rumahnya di Paris Dibobol Maling, Cincin Berlian Kesayangan Raib
-
Selebgram Eyo Rivaldi Diduga Gadaikan 3 Mobil Rental di Pontianak
-
Ngeri! Aa Juju Nekat Mau Jalan-jalan ke Perbatasan Kamboja yang Identik Perdagangan Ginjal
-
Miris! Lagunya Diparodikan dengan Lirik Tak Senonoh, Igor Saykoji Fokus Permasalahkan Logo
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic
-
Miris! Anak Baru Cerai Diperkosa Ayah Kandung Saat Menyusui Bayi
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Pesona Elegan Anggun C Sasmi Bikin Wanda House of Jewels Jadikan 'D Color Lady'
-
Berburu Harta Karun Koruptor, Jejouw Gigit Jari Gagal Bawa Pulang Harley Davidson
-
Melintasi Eropa hingga Asia, Perjalanan Chef Benjamin Halat Berakhir di Restoran Mewah Bali
-
Sinopsis Blood and Bone: Aksi Pertarungan Jalanan Michael Jai White, Tayang di Netflix
-
300 Barang Hasil Tindak Pidana Laku Dilelang, Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara
-
Sinopsis Bidadari Plus Plus: Duet Kriss Hatta dan Shinta Bachir, Tayang Dini Hari Nanti di RCTI
-
Loving Pablo: Menyelami Sisi Lain Sang Gembong Narkoba, Malam Ini di Trans TV