Entertainment / Gosip
Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:28 WIB
Chef Juna (Instagram/junarorimpandeyofficial)
Baca 10 detik
  • Chef Juna menyatakan SDM di industri kuliner Indonesia cenderung manja karena sulit memisahkan urusan pribadi dengan tanggung jawab pekerjaan.
  • Pernyataan tersebut disampaikan dalam podcast Raditya Dika mengenai tantangan mendisiplinkan pegawai yang sering izin mendadak karena alasan keluarga.
  • Opini Chef Juna memicu perdebatan publik antara pandangan tentang pentingnya profesionalisme kerja dan kritik mengenai kurangnya empati terhadap karyawan.

Suara.com - Juna Rorimpandey alias Chef Juna memicu pro dan kontra di media sosial usai pernyataannya dalam sebuah podcast bersama Raditya Dika viral.

Dalam perbincangan tersebut, juri MasterChef Indonesia itu menyebut sumber daya manusia (SDM) di Indonesia cenderung “manja”, khususnya dalam dunia kerja profesional di dapur restoran.

Pernyataan itu langsung menuai banyak reaksi dari publik. Sebagian orang menganggap Chef Juna terlalu keras dan tidak memiliki empati terhadap karyawan, terutama terkait urusan keluarga.

Namun, tidak sedikit pula yang menilai ucapannya realistis dari sudut pandang pelaku bisnis dan industri profesional.

Dalam podcast tersebut, Chef Juna menceritakan pengalaman menghadapi pegawai yang kerap mendadak izin bekerja karena alasan keluarga, salah satunya ketika anak sakit.

Menurutnya, banyak pekerja di Indonesia yang masih sulit memisahkan urusan pribadi dengan tanggung jawab profesional.

“SDM kita manja,” kata Chef Juna dalam podcast yang kemudian ramai dibahas di berbagai platform media sosial.

Ia lalu memberi contoh situasi ketika seorang pegawainya mendadak tidak masuk kerja karena anaknya sedang sakit. Chef Juna mengaku dirinya memandang kondisi itu secara profesional.

“Itu bisa loh pagi-pagi, ‘Chef sorry saya nggak bisa berangkat kerja, anak saya panas, sakit’. Call me heartless, yang sakit kan anaknya. Istrinya kan ada di rumah. Ngapain kamu ikut-ikutan di rumah?” ujar Chef Juna.

Baca Juga: Disamakan dengan Hewan, Uni Bakwan Roza Lisna Tersinggung Jadi Bahan Ejekan Dokter

Menurutnya, keputusan tidak bekerja justru bisa berdampak buruk pada kondisi finansial keluarga karena gaji pegawai berpotensi dipotong akibat izin mendadak di luar cuti resmi.

Chef Juna. (Dok. Istimewa)

“Anak sudah sakit, perlu biaya pengobatan, kamu izin tiba-tiba. Kan potong gaji. Itu kan bukan bagian dari cuti,” lanjutnya.

Chef Juna menegaskan bahwa pernyataannya tersebut merujuk pada budaya kerja di dapur profesional atau professional kitchen yang menuntut disiplin tinggi, kecepatan, serta kesiapan fisik dan mental.

Ia menilai budaya izin mendadak masih sering terjadi dan menjadi tantangan tersendiri dalam industri kuliner di Indonesia.

“Karena culture di sini agak berat juga. Karena orang kita agak manja, saya ngomong professional kitchen ya,” jelasnya lagi.

Meski mengaku tidak bisa sepenuhnya melarang pegawai untuk izin karena hal itu sudah menjadi kebiasaan dalam budaya kerja, Chef Juna memiliki cara sendiri untuk memberikan pelajaran kepada bawahannya.

Load More