Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB
Gus Miftah menegaskan Istana tidak ada campur tangan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. [Instagram]
  • Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
  • Gus Miftah menegaskan bahwa pihak Istana menghormati kedaulatan ulama dan tidak akan melakukan intervensi dalam pemilihan pimpinan PBNU.
  • Ia memperingatkan oknum tertentu agar tidak menjual nama Presiden demi kepentingan pribadi dalam bursa pemilihan jabatan organisasi.

Ia menyoroti adanya oknum yang bergerak di "bawah tanah" dengan menjual nama Istana demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

"Sangat tidak elok jika masih ada pihak-pihak yang berbisik di lorong-lorong Muktamar, lalu menjual nama Istana. 'Sudah dapat restu,' katanya. Atau, 'Ini titipan Pusat,' bisiknya. Klaim semacam itu bukan hanya kurang etis, tetapi juga menodai kehormatan Presiden," ucap pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji ini.

Ia meminta para pemburu jabatan dan provokator untuk berhenti mengerdilkan forum suci Muktamar menjadi sekadar arena perebutan pengaruh politik praktis.

Terlebih, jika figur yang dijajakan dianggap kurang memiliki kapasitas dan rekam jejak yang memadai untuk memimpin organisasi sebesar NU.

Pesan Hadratussyaikh: Kepemimpinan adalah Amanah

Menutup pernyataannya, Gus Miftah mengutip pesan mendalam dari kitab Adabul 'Alim wal Muta'allim karya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari: "Man thalaba al-riyasata fadhahahu Allahu" (Siapa yang ambisius mengejar jabatan kepemimpinan, maka Allah akan menghinakannya).

Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan di NU bukanlah sesuatu yang harus diperebutkan (dithalab), melainkan amanah berat yang didasarkan pada pengabdian (khidmah).

"Muktamar di Tambakberas harus menjadi panggung yang gembira, bersih dari transaksional, dan bermartabat. Biarlah para kiai sepuh dan muktamirin memutuskan dengan nurani jernih, tanpa perlu dikotori oleh dagang pengaruh yang stensilan," tuturnya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com