Yukie Pas Band Jalani Operasi 10 Jahitan Kepala Usai Ditabrak Pengemudi yang Tertidur Saat Menyetir

Senin, 17 Agustus 2026 | 11:55 WIB
Yukie Pas Band [Instagram/Yukietendo]
  • Yukie Pas Band mengalami kecelakaan mobil akibat disundul pengemudi yang mengalami fenomena microsleep.

  • Vokalis Pas Band tersebut menjalani operasi luka kepala dengan sepuluh jahitan dan kondisinya stabil.

  • Keluarga Yukie memilih menyelesaikan kasus kecelakaan ini secara kekeluargaan tanpa melibatkan pihak kepolisian.

Suara.com - Vokalis Pas Band Yukie Arifin Martawidjaja harus mendapat perawatan intensif setelah mobilnya dihantam kendaraan lain di Bandung, Minggu (16/8/2026). Benturan keras dalam insiden tersebut memaksa sang musisi menjalani pembedahan di bagian kepala.

Kabar mengenai musisi yang akrab disapa Yukie Tendo ini dikonfirmasi langsung oleh rekan satu bandnya. Penanganan medis cepat langsung dilakukan sesaat setelah kejadian untuk menstabilkan kondisi luka-lukanya.

“Luka di kepala cukup serius dan Yukie harus operasi dan mendapat 10 jahitan. Sekarang kondisinya sudah stabil, alhamdulillah,” kata Sandy.

Yukie Pas Band (Instagram Yuki)

Meskipun ancaman bahaya utama telah terlewati, tim medis tetap memberlakukan pengawasan ketat. Vokalis senior ini langsung dipindahkan ke ruang pemulihan untuk proses penyembuhan lebih lanjut.

“Karena kondisinya sudah stabil, skarang Yukie sudah dipindahkan ke ruang rawat,” imbuh Sandy.

Peristiwa naas yang menimpa frontman Pas Band ini berlokasi di area jalan raya kawasan Sukamiskin. Pola kecelakaan bermula dari hilangnya kendali pada kendaraan lawan yang melaju di jalur yang sama.

Pengemudi yang menghantam mobil Yukie diketahui kehilangan kesadaran sesaat sewaktu mengemudikan kendaraan. Ketidaksengajaan tersebut murni dipicu oleh fenomena kelelahan ekstrem atau microsleep.

Pihak penabrak bersama keluarganya langsung menunjukkan pertanggungjawaban moral dan materi di lokasi kejadian. Mereka mendatangi korban untuk menyampaikan permohonan maaf serta menanggung seluruh dampak insiden.

Sandy Andarusman mengatakan, “Keluarga si penabrak cukup kooperatif dan mengatakan bisa menabrak imbas microsleep. Pelaku dan keluarganya sudah minta maaf dan bersedia bertanggung jawab."

Melihat niat baik dan kejujuran dari pihak penabrak, korban beserta keluarga mengambil langkah humanis. Pihak Yukie memutuskan untuk memaafkan tanpa melibatkan proses hukum formal.

Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di kawasan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung pada Minggu siang, 16 Agustus 2026. Peristiwa tersebut menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang disebabkan oleh fenomena kehilangan kesadaran sesaat atau microsleep saat berkendara.

Kesepakatan damai secara kekeluargaan akhirnya dipilih oleh kedua belah pihak tanpa penanganan kepolisian. Keputusan ini diambil karena pihak penabrak bersikap kooperatif sejak awal serta bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan serta kerusakan.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com