- Kirab Garuda Prabayeksa di Jakarta pada 17 Agustus 2026 memicu perbincangan media sosial terkait harga pasukan berkuda TNI.
- Unggahan daring mengklaim TNI memiliki 300 ekor kuda Warmblood asal Eropa dengan harga mencapai Rp1 miliar per ekor.
- Pejabat terkait sebelumnya menyatakan Presiden Prabowo membelikan 300 ekor kuda baru untuk mendukung kesenjataan dan pembinaan prajurit Kavaleri.
Berapa Biaya Merawat Pasukan Berkuda?
Selain harga pembelian, keberadaan ratusan kuda tentu membutuhkan biaya perawatan.
Kebutuhannya antara lain pakan, kandang, kesehatan hewan, perawatan kuku, pelatih, perlengkapan berkuda hingga personel yang menangani kuda setiap hari.
Namun, angka biaya Rp10 juta per bulan untuk makanan setiap kuda, seperti yang disebut dalam unggahan media sosial, juga belum dapat dianggap sebagai angka resmi tanpa data dari institusi yang mengelola pasukan tersebut.
Hal yang sama berlaku untuk klaim mengenai harga pelana Rp25 juta, gaji personel Rp5 juta per bulan, serta biaya pelatih dan tenaga medis hewan.
Angka-angka tersebut perlu diverifikasi melalui dokumen anggaran atau keterangan resmi.
Dengan demikian, klaim bahwa 300 kuda pasukan berkuda TNI masing-masing berharga Rp1 miliar sehingga totalnya Rp300 miliar belum dapat dipastikan kebenarannya.
Data resmi mengenai harga pengadaan, sumber pembiayaan, serta biaya pemeliharaan diperlukan agar publik memperoleh gambaran yang utuh mengenai anggaran pasukan berkuda TNI.