Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB
POPSEA memberi edukasi ke anak muda bahwa sampah plastik adalah tanggung jawab kita besama. [Instagram].
  • POPSEA mengedukasi ribuan pengunjung festival musik Cherrypop 2026 di Candi Prambanan untuk mengelola sampah botol plastik.
  • Perusahaan global tersebut telah mendaur ulang dua miliar botol plastik serta mereduksi emisi karbon selama dua tahun terakhir.
  • Organisasi itu memberdayakan 1.669 pahlawan sampah dan ratusan pekerja perempuan untuk mewujudkan ekonomi sirkular yang inklusif.

Di balik kecanggihan mesin daur ulangnya, POPSEA digerakkan oleh denyut sosial yang kuat. Saat ini, mereka merangkul 1.669 waste heroes (pahlawan sampah) dan 340 pekerja.

Menariknya, lebih dari 50 persen tenaga kerja mereka adalah perempuan yang menduduki posisi kepemimpinan.

Ini membuktikan bahwa ekonomi sirkular bisa menjadi ruang yang inklusif dan memberdayakan.

Mengubah Budaya, Bukan Sekadar Tren

Daniel menegaskan bahwa Cherrypop 2026 hanyalah awal. Ke depannya, POPSEA berambisi masuk ke berbagai acara besar lainnya di Indonesia untuk mengubah cara pandang masyarakat.

"Harapan kami, masyarakat paham bahwa memilah sampah itu dimulai dari diri sendiri. Kami ingin mengubah persepsi: botol plastik bekas itu bukan sampah tak berguna, tapi bahan baku berharga," ucap Daniel.

Langkah kecil itu dimulai malam itu di Prambanan. Sambil menikmati lagu favorit, para penonton diajak untuk tidak meninggalkan jejak plastik.

Karena pada akhirnya, menjaga bumi adalah cara paling keren untuk merayakan masa depan.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com