Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Rabu, 16 September 2026 | 09:56 WIB
Viral Ibu-Ibu Diduga Pejabat Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak [Istimewa]
  • Tradisi Makan Batalam Bekipas Pangeran di Banua Lawas, Tabalong, Kalimantan Selatan, menuai perdebatan warganet di media sosial.
  • Sejumlah warganet mengkritik tradisi tersebut karena dianggap feodalisme, sementara lainnya menilai kegiatan itu sebagai bentuk adab.
  • Pemerintah Kabupaten Tabalong menjelaskan bahwa tradisi tersebut adalah warisan budaya ratusan tahun yang telah diakui Kementerian Kebudayaan RI.

Menurut akun @prokopim_tabalong, “Makan Batalam Bekipas Pangeran” merupakan warisan budaya masyarakat Banjar yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Tradisi itu disebut memiliki makna kebersamaan, silaturahmi, serta penghormatan kepada tamu agung.

Salah satu cirinya adalah para peserta makan bersama menggunakan satu talam.

“Tradisi ‘Makan Batalam Bekipas Pangeran’ dari Kecamatan Banua Lawas merupakan warisan budaya ratusan tahun masyarakat Banjar yang melambangkan kebersamaan, silaturahmi, dan penghormatan kepada tamu agung dengan makan bersama dari satu talam,” tulis akun tersebut.

Akun itu juga menyampaikan bahwa tradisi tersebut telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan RI.

“Alhamdulillah, tradisi ini kini telah resmi diakui oleh Kementerian Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB),” lanjut keterangan tersebut.

Dengan penjelasan itu, pihak pemerintah daerah menempatkan kegiatan makan bersama dan penggunaan kipas sebagai bagian dari rangkaian tradisi yang memiliki konteks budaya tertentu.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com