Suara.com - Orang-orang mengenakan topeng setan dan kulit domba hitam yang mewakili Krampus, penolong Santo Nikolas saat menghadiri parade Santo Nikolas (Nikolospiel) di Bad Mitterndorf, Styria, Austria, Senin (5/12/2022). Parade Santo Nikolas ini berlangsung setiap tanggal 5 Desember menjelang Natal.
Dalam parade ini, para pria akan mengenakan kostum seram untuk Kraumpuslauf atau Krampus Run. Mereka akan jalan-jalan dengan santai sambil menakuti anak-anak. Biasanya, orang-orang yang berpartisipasi dalam acara tersebut mengenakan beragam kostum seram termasuk topeng yang diukir dari kayu untuk menakuti roh jahat pada musim dingin.
Parade Santo Nikolas sebelumnya diadakan di rumah-rumah pertanian dan penginapan. Akan tetapi, sejak tahun 1959 acara tersebut disajikan di alun-alun Bad Mitterndorf, sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas.
Dikutip dari AFP, parade Santo Nikolas merupakan sebuah pertunjukan tradisional yang diwariskan secara lisan dan turun-temurun. Parade tersebut kini sudah menjadi daftar warisan budaya tak benda UNESCO Austria, Sejak tahun 2020. [JOE KLAMAR / AFP][Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Parade Sunyi Penuh Dosa: Menguak Misteri Tersulit ala Keigo Higashino
-
Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
KSSK Klaim Perbankan Nasional Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global
-
Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
-
Melihat Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe
-
Imbas Proyek LRT Fase 1B, Halte Transjakarta Manggarai Ditutup
-
Sidang Air Keras Andrie Yunus: Pakaian Korban hingga Air Keras Dihadirkan sebagai Bukti
-
Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM
-
Pasca Tragedi Bekasi, Prabowo Subianto Perintahkan Perbaikan 1.800 Perlintasan KA
-
Ziarah ke Makam Marsinah, Buruh Hidupkan Semangat Perjuangan di May Day 2026