Suara.com - Sejumlah aktivis, akademisi, mahasiswa, dan elemen masyarakat sipil mengikuti Aksi Kamisan ke-806 di seberang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/2/2024). Aksi Kamisan ke-806 itu mengangkat tema "Adili Jokowi dan Jenderal Pelanggar HAM"
Dalam aksinya, massa memabwa spanduk bergambar sejumlah terduga pelaku pelanggaran HAM. Selain itu mereka meminta 3 tuntutan kepada Presiden, yang pertama untuk memerintahkan Jaksa Agung untuk melakukan proses penyidikan ulang atas kasus Panlai 2014 dan memastikan bahwa semua pelaku yang terlibat, termasuk yang bertanggungjawab secara komando, untuk diproses hukum.
Yang kedua, Memerintahkan Jaksa Agung manindaklanjuti berkas penyelidikan Komnas HAM sesual mandat UU No. 26/2000 tontang Pengadilan HAM, termasuk membentuk pengadilan HAM ad hoc untuk kasus penghilangan paksa 1997-1998 dan mengadili para jenderal pelanggar HAM yang terlibat dalam semua kasus pelanggaran berat HAM.
Dan yang terakhir, agar pemerintah memenuhi hak-hak korban dan keluarga korban pelanggaran HAM berat secara menyeluruh, termasuk hak atas kebenaran, keadilan, reparasi, dan jaminan ketidakberulangan peristiwa. [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
AHY Jadi Menteri ATR/BPN, Pengamat: Jadi Oposisi itu Berat, Demokrat Gak Kuat
-
AHY Berubah! Kini Doyan Pakai Kemeja Putih Usai Masuk Kabinet, Ikuti Jejak Jokowi?
-
Rocky Gerung Sebut Jokowi Bakal Ditangkap KPK jika Anies Baswedan jadi Presiden
-
Presiden Jokowi Pernah Ungkap Siapa Anak Favoritnya, Gibran Rakabuming Raka Tak Disebut
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi
-
CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop
-
Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa