Suara.com - MK memanggil empat menteri di Kabinet Presiden Jokowi sebagai saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2024. Keempatnya adalah Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Jumat (5/4/2024).
Keempat menteri tersebut memberikan pemaparan yang berkaitan dengan tugas, peran, fungsi, dan tanggung jawab kelembagaan masing-masing, terutama yang terkait dengan bantuan atau bansos yang diberikan kepada masyarakat dan disalurkan pada masa Pemilu 2024.
Menko PMK Muhadjir Effendy menyatakan pemerintah memahami bahwa program perlindungan sosial telah dikaitkan dengan gelaran Pemilu 2024. Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan bahwa penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang memuat tentang belanja perlindungan sosial sudah dilakukan jauh sebelum penetapan pasangan Pilpres.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku tidak berani mengusulkan pengadaan bantuan untuk antisipasi dan dampak El nino karena tidak mengetahui keuangan negara. Sedangkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa bantuan sosial yang digulirkan oleh pemerintah disalurkan dalam kondisi tertentu. [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
Seloroh Airlangga Ke Hakim MK: Saya Pastikan Tak Ada Bansos Yang Bungkusnya Warna Kuning
-
Menko PMK Muhadjir Effendy Beberkan Alasan Jokowi Sering Kunker Ke Jateng Jelang Pilpres 2024
-
Sri Mulyani Blak-blakan Penggunaan Anggaran Bansos Jelang Pilpres, Ada Yang Tak Beres?
-
Pernyataan Hakim MK Bikin Kubu Ganjar-Mahfud Mendadak Urungkan Niat Minta Jokowi Hadir di Sidang
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Destinasi Wisata Jatiluwih Sabet Asian Tourism & Hospitality Awards
-
Prosesi Lempar Jumrah Aqabah Warnai Rangkaian Ibadah Haji 1447 H
-
Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan
-
Khusyuknya Prosesi Tiga Langkah Namaskara Sambut Waisak 2570 BE
-
Libur Panjang Idul Adha, Warga Serbu Tebet Eco Park
-
Momen Jamaah Haji Indonesia Jalani Mabit di Muzdalifah
-
Masjid Sunda Kelapa Potong 54 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H
-
Potret Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Berbagai Daerah
-
Lautan Jamaah Warnai Shalat Idul Adha di Pantai Ancol
-
Minat Perjalanan Privat Naik, Pengguna Compartment Suite KAI Meningkat