Foto / News
Kamis, 08 Agustus 2024 | 15:56 WIB
Pekerja menggunakan alat berat mengeruk lumpur endapan Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (8/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menggunakan alat berat mengeruk lumpur endapan Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (8/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menggunakan alat berat mengeruk lumpur endapan Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (8/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menggunakan alat berat mengeruk lumpur endapan Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (8/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menggunakan alat berat mengeruk lumpur endapan Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (8/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menggunakan alat berat mengeruk lumpur endapan Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (8/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menggunakan alat berat mengeruk lumpur endapan Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (8/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pekerja menggunakan alat berat mengeruk lumpur endapan Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (8/8/2024). Untuk mengantisipasi terjadinya saat musim penghujan tiba nanti, pengerukan kali dilakukan oleh Pemprov Jakarta.

Pengerukan kali untuk mengangkat lumpur ataupun sampah dilakukan secara berkala guna mengantisipasi pendangkalan sungai dan mencegah terjadinya banjir saat musim penghujan nanti.

PJ Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya juga meminta seluruh peralatan dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta dikerahkan, seperti personel maupun alat berat, agar proses pengerukan bisa dijalankan secara optimal.

Selain itu, saat ini Pemprov juga sedang fokus menyelesaikan pembebasan lahan di tiga wilayah pada proyek normalisasi Kali Ciliwung agar selesai pada akhir tahun 2024 nanti. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More