Suara.com - Sejumlah ibu-ibu atau emak-emak melakukan aksi damai di depan Gedung Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta, untuk menolak revisi Undang-Undang (UU) Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Mereka menyatakan keprihatinan dan kesedihan atas sikap represi aparat terhadap mahasiswa dan masyarakat yang menolak revisi UU TNI.
Dalam orasinya, Avianti Armand, penggagas Suara Ibu Indonesia, menyatakan bahwa aksi damai tersebut bertujuan untuk melindungi anak-anak mahasiswa yang berdemo menolak RUU dan UU TNI dari kekerasan aparat. Mereka juga menuntut agar Presiden membatalkan UU TNI dan menghentikan kekerasan terhadap mahasiswa.
Kaum ibu juga menyatakan dukungan terhadap perjuangan mahasiswa dan menyerukan agar masyarakat bergabung dalam perjuangan tersebut. Mereka menuntut agar UU TNI dibatalkan dan tentara kembali ke tugas utamanya membela tanah air.
Aksi damai tersebut diakhiri dengan pembacaan pernyataan yang menyerukan agar kekerasan terhadap mahasiswa dihentikan dan UU TNI dibatalkan. Kaum ibu juga berjanji untuk terus mendukung perjuangan mahasiswa dan masyarakat dalam menolak revisi UU TNI. [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
-
H-3 Lebaran, Penumpang Whoosh Melonjak Jumat Ini
-
Dari Sejuta Lebih Kursi, 70 Persen Tiket Kereta Keberangkatan 21 Maret-11 April dari Jakarta Terjual
-
Tolak UU TNI, Muncul Gerakan Lawan Dari Kantor: Himpun Donasi hingga Ajakan Berbaju Hitam Tiap Hari
-
Turun ke Jalan Bareng Mahasiswa, Demo Emak-emak Tolak UU TNI: Kami Tak Ingin Orba Kembali!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Wiwit Tembakau di Lereng Sumbing, Doa Petani Sambut Musim Tanam 2026
-
324 Hunian Warga Bantaran Rel Pasar Senen Hampir Rampung
-
Suasana Masjidil Haram Jelang Ibadah Haji 2026
-
Rayakan 75 Tahun Diplomatik, Swiss Pamerkan Wisata di Whoosh Halim
-
Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran
-
Stasiun JIS Masuk Tahap Akhir, Siap Beroperasi Juni 2026
-
Desak Transisi Energi Adil, Massa Gelar Aksi di Depan Kantor ESDM
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan
-
Gandeng HelloBill, BLTS Perkuat Kontrol dan Efisiensi Bisnis