Foto / News
Senin, 27 April 2026 | 16:25 WIB
Foto udara kondisi lahan sawah yang rusak pascabencana pada Selasa (30/12/2025) (kiri) dan saat diperbaiki (kanan) di Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/YU]
Foto udara operator menjalankan alat berat untuk perbaikan lahan sawah yang rusak pascabencana di Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/YU]
Foto udara kondisi lahan sawah yang rusak pascabencana pada Selasa (30/12/2025) (kiri) dan saat diperbaiki (kanan) di Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/YU]

Suara.com - Foto udara kondisi lahan sawah yang rusak pascabencana pada Selasa (30/12/2025) (kiri) dan saat diperbaiki (kanan) di Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Senin (27/4/2026).

Pemkot Padang dengan bantuan dari pemerintah pusat senilai Rp1,37 miliar melakukan rehabilitasi 102 hektare lahan sawah yang mengalami kerusakan akibat bencana November 2025.

Proses rehabilitasi dilakukan dengan melibatkan alat berat serta gotong royong petani guna mempercepat pemulihan lahan yang sempat tertimbun material dan rusak akibat banjir. Upaya ini mencakup pengolahan tanah hingga perbaikan jaringan irigasi agar sawah kembali produktif.

Pemerintah menargetkan perbaikan rampung dalam waktu relatif singkat sehingga petani dapat kembali menanam. Program ini juga menyasar lima kelompok tani, dengan harapan mampu memulihkan mata pencaharian warga yang terdampak bencana sejak akhir 2025. [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/YU]

Load More