Foto / News
Rabu, 10 Juni 2026 | 18:18 WIB
Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa menyegel Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa menyegel Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Massa yang tergabung dalam MBG Watch melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Dalam orasinya, perwakilan massa menilai tata kelola program MBG perlu dievaluasi menyeluruh karena banyak persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut.

Selain membawa alat makan hingga membagikan makanan ke pengendara yang melintas, mereka turut menyegel kantor tersebut dengan memasang garis kuning hitam dan ditempeli poster.

Massa juga mendesak pemerintah menghentikan sementara program MBG dan melakukan perombakan total tata kelola, mulai dari pengawasan, akuntabilitas hingga mekanisme pengadaan barang dan jasa. Mereka menilai pergantian pimpinan BGN saja belum cukup menyelesaikan persoalan yang ada.

Aksi tersebut muncul di tengah evaluasi besar-besaran program MBG oleh pemerintah setelah sekitar 1,5 tahun berjalan. Pemerintah sebelumnya juga telah merombak jajaran pimpinan BGN serta memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program di lapangan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More