Foto / News
Selasa, 28 April 2026 | 18:58 WIB
Keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendatangi Pos DVI Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendatangi Pos DVI Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendatangi Pos DVI Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendatangi Pos DVI Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendatangi Pos DVI Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendatangi Pos DVI Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendatangi Pos DVI Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendatangi Pos DVI Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri melakukan identifikasi terhadap sepuluh korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur dengan melibatkan tim kedokteran forensik, DNA forensik, psikologi forensik dan tim antemortem.

Hingga Selasa (28/4) sore, tim DVI Polri telah menyelesaikan identifikasi terhadap seluruh 10 jenazah korban yang sebelumnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Penetapan identitas dilakukan melalui sidang rekonsiliasi dengan metode sidik jari, data medis, serta pencocokan ante mortem dari keluarga.

Seiring rampungnya identifikasi, RS Polri mulai menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga sejak Selasa petang. Meski demikian, posko DVI masih tetap dibuka untuk melayani keluarga korban lain yang melapor dan melengkapi data pendukung proses identifikasi lanjutan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More