Suara.com - Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta menjadi pembicara pada kuliah di ERIA School of Government, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Ia datang sebagai pembicara untuk mengisi kuliah di Universitas tersebut.
Jose Ramos-Horta berbagi pandangan mengenai kepemimpinan, diplomasi, dan kerja sama kawasan berdasarkan pengalamannya dalam diplomasi internasional serta proses pembangunan Timor Leste.
Dalam kuliah bertema Leadership in Dangerous Times: Human Rights, Nation-Building, and Regional Diplomacy itu, Ramos-Horta menekankan pentingnya kepemimpinan yang mengedepankan dialog, hak asasi manusia, dan kerja sama regional dalam menghadapi tantangan global.
Ia juga menyoroti peran ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan, termasuk mendorong penyelesaian konflik melalui diplomasi serta memperkuat integrasi regional seiring langkah Timor Leste menuju keanggotaan penuh ASEAN dan persiapan menjadi ketua ASEAN pada 2029. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom]
Berita Terkait
-
Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol
-
Bacakan Pledoi, Nadiem Tegaskan Tak Ada Kerugian Negara dalam Kasus Chromebook
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
John Herdman Puji Kualitas Teknis Rayhan Hannan, Begini Kata-katanya
-
Prabowo Lahap Nikmati MBG Bareng Siswa SMP, Tanya Cita-cita hingga Nyanyi Bersama
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol
-
Bacakan Pledoi, Nadiem Tegaskan Tak Ada Kerugian Negara dalam Kasus Chromebook
-
Ribuan Jamaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia
-
Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
-
Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat
-
Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur
-
Warna-Warni Keberagaman Meriahkan Kirab Hari Lahir Pancasila di Solo
-
Perpisahan Terakhir untuk Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu
-
Jumlah Penumpang Tembus 155 Juta, KAI Percepat Modernisasi Stasiun Bogor
-
Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa