News / Metropolitan
Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:43 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Yoga)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta menyoroti maraknya Liga Aspal dan Liga Akamsi yang dimainkan anak-anak di permukiman padat penduduk.
  • Fenomena liga sepak bola jalanan muncul akibat minimnya ruang terbuka hijau serta mahalnya biaya sewa lapangan futsal.
  • Pemprov DKI Jakarta berkomitmen membangun kembali fasilitas olahraga secara bertahap untuk menyediakan ruang bermain yang lebih layak.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara soal maraknya fenomena liga sepak bola jalanan yang melibatkan anak-anak di sejumlah kampung padat penduduk ibu kota.

Disampaikan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/7/2026), Pramono mengaku telah mengikuti perkembangan salah satu liga tersebut, yakni Liga Aspal.

"Terus terang, saya ngikutin Liga Aspal, karena saya melihat adanya kegembiraan di anak-anak yang memanfaatkan itu," ujarnya.

Namun, jalan aspal sejatinya bukan tempat yang layak dijadikan arena bermain sepak bola.

"Tapi karena keterbatasan fasilitas di Jakarta dengan jumlah penduduk yang segini banyak, 11 juta orang, termasuk tempatnya sebenarnya itu tempat KAI gitu," tutur Pramono.

Pemprov DKI Jakarta pun berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga bagi anak-anak di tengah keterbatasan tersebut.

Meski di sisi lain, Pramono mengakui belum semua fasilitas olahraga bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

"Walaupun belum semuanya bisa dilakukan, tetapi beberapa sekarang ini kami bangunkan kembali," ucapnya.

Pernyataan Pramono ini muncul di tengah menjamurnya fenomena liga sepak bola jalanan di permukiman padat Jakarta, seperti Liga Akamsi di Tambora, Jakarta Barat, dan Liga Aspal di Menteng Jaya, Jakarta Pusat.

Baca Juga: JPO Tendean Dibongkar, Pramono Siapkan Zebra Cross Sementara dan Jembatan Baru

Kedua liga swadaya warga tersebut lahir dari keresahan atas mahalnya sewa lapangan futsal, serta minimnya ruang terbuka hijau di kampung padat penduduk.

Dengan pernyataan di atas, Pemprov DKI Jakarta menegaskan tengah bergerak membangun kembali sejumlah fasilitas olahraga secara bertahap sebagai respons atas kebutuhan anak-anak akan ruang bermain yang aman.

Load More