Foto / News
Senin, 22 Juni 2026 | 18:47 WIB
Sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah Mahasiswa membakar ban saat melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memadamkan api dengan apar saat sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah Mahasiswa bentrok dengan aparat kepolisian saat melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). Dalam aksinya, mereka mendesak evaluasi total terhadap Kabinet Merah Putih.

Massa aksi yang berasal dari Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menggelar unjuk rasa di depan kompleks parlemen dengan membawa sejumlah spanduk dan poster berisi kritik terhadap pemerintah.

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan, antara lain evaluasi kinerja kabinet, penolakan kebijakan yang dinilai membebani rakyat, serta mendesak pemerintah lebih responsif terhadap persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Aksi sempat memanas ketika massa membakar keranda, spanduk, dan ban bekas di depan gerbang DPR RI. Meski sempat terjadi kericuhan, massa mahasiswa tetap bertahan di lokasi hingga sore hari dengan pengawalan aparat kepolisian. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More