Fresh.suara.com - Google Maps saat ini memungkinkan pengguna untuk menemukan udara yang bersih. Kemampuan teranyar itu berlaku baik bagi pengguna iOS maupun Android.
Fitur ini dapat bermanfaat bagi para pengguna yang sedang merencanakan pendakian, bersepeda, lari, atau kegiatan outdoor lainnya. Pengguna dapat mengetahui kadar udara di lokasi yang dituju hanya dengan satu aplikasi.
Mereka bisa menghindari udara yang tercemar atau kotor. Berikut cara memeriksa kualitas udara di Google Maps, dilansir dari Mashable, Selasa (21/6/2022).
1. Buka Google Maps dan tekan tombol panah di bagian kanan bawah layar untuk menentukan lokasi Anda. Bisa juga Anda ketik lokasi yang diinginkan untuk mengunjungi bilah pencarian.
2. Tekan tombol lapisan di kanan atas di bawah bilah pencarian untuk membuka menu lapisan.
3. Kemudian, Anda dapat memilih Kualitas Udara di bawah Detail Google Maps.
4. Kemudian Google akan menampilkan indeks, memberi informasi terkini tentang seperti apa rasanya di luar lokasi Anda.
Perlu diketahui, selain alat kualitas udara, Maps juga telah memperkenalkan fitur kebakaran, yang memungkinkan pengguna mengidentifikasi kebakaran aktif di wilayah mereka.
Berita Terkait
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
TKDN Produk AS Dihapus: Menanti Google Pixel dan Turunnya Harga iPhone di Indonesia
-
Google dan Komdigi Gaspol Kembangkan Startup AI Indonesia, 63 Perusahaan Dapat Akses Google Cloud
-
Deal Prabowo-Trump! RI Tak Bisa Pajaki Google, Netflix Hingga Meta
-
HP Google Pixel 10a Resmi Meluncur, Usung Fitur Baru Dukungan Satellite SOS
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Tengah untuk Lebaran 2026
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Terpopuler: 5 Tablet RAM 16 GB Termurah, Kode Redeem FF Berhadiah Gloo Wall Ramadan
-
Kartu Pokemon Milik Logan Paul Laku Fantastis, Tembus Rp277 Miliar
-
Mark, Badut di Sirkus Kooza yang Bikin Ketawa Sekeluarga Lewat Humor Hangatnya
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho