Di masa keemasannya Kabaeva mengklaim sebagai yang terbaik di dunia. Dia merupakan pemain terkemuka di tim yang mendominasi olahraga senam ritmik. Rusia memenangkan setiap medali emas Olimpiade yang tersedia dari 2000-2016 di cabang tersebut.
Lahir pada tahun 1983, ia memulai senam ritmik saat berusia empat tahun. Pelatihnya, Irina Viner, memberikan pujian luar biasa padanya.
"Saya tidak bisa mempercayai mata saya, ketika saya pertama kali melihatnya. Gadis itu memiliki kombinasi langka dari dua kualitas penting dalam senam ritmik - fleksibilitas dan kelincahan," kata Irina.
Tak heran jika kemudian Kabaeva dikenal sebagai "wanita paling fleksibel di Rusia".
Dia melakukan debut internasionalnya pada tahun 1996, dan merupakan pemenang kejutan di Kejuaraan Eropa 1998.
Pada Olimpiade Sydney 2000, kesalahan kecil membuatnya gagal meraih emas dan hanya memperoleh perunggu. Empat tahun kemudian, di Athena, dia menjadi lebih baik, membawa pulang emas.
Pada saat pensiun, dia telah memenangkan 18 medali Kejuaraan Dunia dan 25 medali Kejuaraan Eropa di atas hadiah Olimpiadenya. Seperti atlet Rusia lainnya, dia tidak luput dari isu doping, kehilangan medalinya di sebuah acara pada tahun 2001 setelah dinyatakan positif menggunakan zat terlarang.
Terjun ke politik
Dia terjun ke politik, memegang kursi di majelis rendah parlemen Rusia dari 2007-2014 dengan partai Rusia Bersatu yang berkuasa. Pada tahun 2014 ia menjadi ketua Grup Media Nasional, yang memiliki saham besar di hampir semua media besar pemerintah Rusia.
Media ini jadi corong berita pro-Kremlin yang tanpa henti mendukung perang di Ukraina, menuduh Ukraina menembaki kota mereka sendiri dan menghadirkan pasukan Rusia sebagai pembebas.
Baca Juga: Respons Protes PSSI ke AFF, Vietnam: Kami Bermain Bagus dan Pantas Lolos ke Semifinal
Posisinya dilaporkan telah membuatnya menjadi wanita kaya. Konon, menurut sebuah dokumen yang bocor, dia menghasilkan sekitar USD 12 juta setahun atau setara Rp 180 miliar.
Tidak diketahui kapan dia dan Putin pertama kali bertemu, tetapi bukan hal yang aneh jika seorang atlet Olimpiade terkemuka bertemu dengan presiden suatu negara. Ada foto pasangan itu pada tahun 2001, ketika Putin menganugerahinya Order of Friendship - sebuah kehormatan negara bagian bagi sosok berprestasi.
Ada desas-desus bahwa mereka memiliki anak bersama, meskipun laporan yang bermunculan cukup bervariasi mengenai berapa banyak jumlah anak yang dimiliki.
Sebuah surat kabar Swiss melaporkan bahwa Kabaeva memiliki seorang anak laki-laki pada tahun 2015 di sebuah klinik eksklusif di dekat Danau Lugano, dan seorang anak laki-laki lain di tempat yang sama pada tahun 2019.
Tetapi The Sunday Times dan Wall Street Journal mengatakan dia memiliki anak kembar pada tahun 2019 di Moskow meskipun mereka tidak pasti berapa banyak anak yang dia miliki.
Istana Kremlin membantah laporan tersebut. Pada tahun 2015, juru bicara Putin mengatakan bahwa informasi tentang kelahiran bayi yang diasuh oleh Vladimir Putin tidak sesuai dengan kenyataan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Pintar 2026: Fitur Canggih Harga Terjangkau
-
Hijrah Total, Fariz RM Klaim Kini Diurus Manajemen Berbasis Syariat
-
Berkah di Hari Fitri: BRI Fasilitasi Mudik Gratis Lewat Program 'Mudik Aman Berbagi'
-
Sahur Jadi Waktu Primetime Belanja Online Warga RI
-
Purbaya Curhat Dimaki Warga TikTok Imbas Rupiah Anjlok
-
AS Diduga Kuat Dalangi Pengeboman Sekolah Dasar Perempuan Iran tapi Trump Berkilah, Ini 5 Faktanya
-
Anak Tantrum Karena Roblox Diblokir? Ini Strategi Agar Orang Tua Hadapi Krisis Digital Anak
-
5 Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo, Tiga Bersaudara Ditangkap Polisi
-
Film Tumbal Proyek Rilis Teaser: Menguak Mitos Kelam di Balik Megaproyek
-
Sinopsis Tiba-Tiba Setan: Berburu Harta di Hotel Angker Berujung Teror!