Fresh.suara.com - Reka adegan atau rekonstruksi pembunuhan Brigadir J telah rampung dilaksanakan pada Selasa (30/8/22) dengan menghadirkan kelima tersangka.
Kelima tersangka dalam kasus ini yakni Ferdy Sambo, Bharada Richard Elizier atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal (RT), Kuat Ma'ruf (KM), dan Putri Candrawathi.
Melansir tayangan YouTube tvOne, dalam rekonstruksi kemarin, ada adegan yang menjadi sorotan publik. Adegan itu saat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi duduk bersama di sofa.
Dalam kesempatan tersebut, keduanya tampak larut dalam keharuan. Ferdy Sambo bahkan sampai memeluk dan mencium istrinya.
Banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya apa yang dibicarakan keduanya pada saat itu, sehingga setelahnya mereka bisa menghabisi nyawa seseorang.
Terkait hal itu, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara lantas membeberkan isi percakapan antara kedua tersangka tersebut.
Beka memastikan bahwa dalam adegan sofa itu, Putri Candrawathi tengah menceritakan kejadian yang ia alami saat berada di Magelang kepada Ferdy Sambo.
“Ya ngobrol. Artinya kan Bu Putri menceritakan kejadiannya, apa yang di Magelang itu dianggap merendahkan harkat dan martabat,” beber Beka saat ditemui awak media di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022), dikutip dari YouTube tvOne, Jumat (02/09/22).
Beka pun menegaskan tak ada lagi pembicaraan selain peristiwa di Magelang. Saat Putri menceritakan masalah di Magelang, dari situ Ferdy Sambo membuat rencana pembunuhan.
Baca Juga: Viral Foto Ferdy Sambo 30 Tahun yang Akan Datang!
“Kalau sudah lama (rencana pembunuhan disiapkan), enggalah,” ujar Beka.
Berita Terkait
-
Viral Foto Ferdy Sambo 30 Tahun yang Akan Datang!
-
Lagi! Putri Candrawathi Masuk dan Keluar Bareskrim Pakai Mode Siluman
-
Klarifikasi Jefri Nichol Sebut Anak Sambo Bikin Onar di Klub, Ternyata...
-
Keras! Soal Ricky Rizal Tolak Tembak Brigadir J, Ini Kata Pengacara Keluarga Brigadir Josua
-
Komnas HAM: Ada Adegan Pelecehan di Rekonstruksi Tapi Tak Ditampilkan, Susno: Kok Main Slintat Slintut?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur