Fresh.suara.com - Nikita Mirzani kembali buka suara terkait adanya dugaan penganiayaan mantan sopir yang dilakukan oleh Nindy Ayunda dan pacarnya, Dito Mahendra.
Dalam akun Instagram miliknya @nikitamirzanimawardi_172, ia membagikan video seorang pria yang sedang berbaring seperti kesakitan, yang diduga sebagai mantan sopir dari Nindy Ayunda.
Ia ingin membantu sopir yang dianiaya Nindy yang bernama pak Leman itu untuk meminta keadilan.
Pasalnya, istri dari pak Leman, Rini Diana telah melaporkan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Nindy Ayunda pada suaminya sejak Februari 2021 lalu, namun hingga kini kasus tersebut masih belum diproses.
"Apa saya harus memimpin Dulu Demi untuk minta keadilan saudara Rini ke istana negara sekalian. Tunggu ya Rini selesai saya berobat saya temenin deh minta keadilan sampai kelobang semut pun saya temenin..," kata Nikita Mirzani, dikutip Kamis (8/9/22).
Pada postingannya, Nikita merasa heran dengan pihak kepolisian yang terus menerus bergerak cepat saat menerima laporan terkait dirinya. Sementara laporan masyarakat kecil, yakni istri mantan sopir Nindy Ayunda justru diabaikan begitu saja.
"Jangan aparatur negara gercep kalau org yang ngelaporin saya mulu. Mentang2 ada titipan plus atensi. Coba bapak Dewan komisi 3 @ahmadsahroni88 yang terhormat, atensi itu laporan Rini yang mohon keadilan buat suami nya leman," kata Nikita Mirzani.
Ibu tiga anak tersebut juga menyinggung Komnas HAM yang seharusnya membela rakyat, namun tidak nampak keberadaannya pada kasus pak Leman ini.
"1 tahun hampir 2 tahun semua bungkam soal ini. Dimana kalian HAM. Komisi 3 yang selalu bela rakyat katanya. HAM yang selalu mentingin rakyat juga katanya. Kemana kalian. Apa karena Leman itu supir dan lia itu hanya pembantu, jadi kasus ini Di sepelekan? Saudari lia trauma sampai sekarang atas tindakan penyekapan ini. Komisi 3 mana suaraaaaa nyaaaah !!!," lanjutnya.
Baca Juga: Keluarga Bharada E Mau Diambil Grup Sambo, Buru-Buru Diselamatkan Brimob
Tak hanya itu, Nikita juga sempat menyinggung soal kemiripan kasus antara Ferdy Sambo dengan dugaan penganiayaan yang dilakukan Nindy Ayunda dan kekasihnya.
Diketahui sudah hampir dua tahun kasus tersebut dilaporkan, hingga kini Rini Diana dan suaminya masih belum juga mendapatkan titik terang.
"Kenapa kalian bungkam atau tidak mau bersuara atas kasus penyekapan dan penganiayaan yang ada laporan nya di polres jaksel, saudara Rini & lia memohon keadilan sudah bolak balik ke polres jaksel tapi tidak ada jawaban yang jelas selalu ngambang, apakah karena saudara leman dan lia yang Di sekap bukan orang besar sehingga ga perlu keadilan buat mereka," tuturnya.
"Kasus ini sama dengan kasus Ayang shambooh. Beda nya ga di DOR, dan yang melakukan penyekapan plus penyiksaan pun diduga oknum brimob dengan memakai Senjata Laras Panjang. Semua bukti sudah lengkap di kepolisian @polisijaksel. Harus dengan cara apa lagi saudara leman dan lia mendapatkan keadilan. Apa harus mereka tidur an depan istana negara Baru bisa dapet perhatian dari kepolisian??," lanjutnya.
Tak berhenti sampai situ, Nikita Mirzani juga menyinggung Hotman Paris meminta untuk bantu kasus penganiayaan ini.
"Mana suara nya bang @hotmanparisofficial yang katanya bela rakyat kecil. Smp bikin posko 911. Apa karena kasus ini ga viral jadi agak males gitu bantuin nya," kata Nikita.
Berita Terkait
-
Diajak FS! Nikita Mirzani jadi Anggota Ormas Pemuda Pancasila, Netizen: Sejak Sambo Bertingkah, Pergaulan Nyai Beda
-
Wow! Penghasilan Nikita Mirzani Kalahkan Gaji Presiden dan Jenderal
-
Isu Dibekingi Ferdy Sambo, Nikita Mirzani Ngamuk Begini
-
Pemandangan Aneh di IG Nikita Mirzani di Tengah Hangatnya Kasus Ferdy Sambo
-
Nikita Mirzani Pernah Berurusan dengan Ferdy Sambo, Begini Ceritanya
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara
-
Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026
-
Lolos Sertifikasi Komdigi, iQOO Z11 Global Muncul di Geekbench dengan Chipset Berbeda
-
Roby Satria Jadi Vokalis Suarakan Jeritan Buruh, Didukung Sesama Musisi
-
Update Harga BBM per 1 Mei 2026: Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite
-
Tunjuk STY Jadi Penasihat Teknis, Timnas Football 7 Indonesia Bakal Tanding di Italia
-
Perubahan Iklim Bukan Sekadar Isu Lingkungan, OJK: Berdampak Juga pada Aspek Sosial dan Ekonomi
-
Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga
-
Prabowo Tiba di May Day 2026, Disambut Lagu Tipe-X 'Kamu Nggak Sendirian'
-
Sahid Tour Siap Berangkatkan 492 Jamaah Haji, Beri Bekal Lewat Program Manasik 3 Hari