Video Jennifer Dunn sedang dugem usai lepas hijab ramai menghiasi akun gosip media sosial.
Dalam video yang beredar, Jennifer Dunn terlihat asyik joget dan bernyanyi mengikuti dentuman musik dan lagu yang sedang dimainkan.
Di belakang Jennifer Dunn, terlihat suaminya, Faisal Haris berkaus hijau yang juga sedang menikmati suasana konser.
Dari keterangan video, adegan tersebut diketahui diambil pada Mingg, 21 mei 2023 lalu di sebuah tempat hiburan di Jakarta.
Video ini karuan diserbu komentar netizen. kebanyakan meninggalkan pesan pedas kepada Jennifer Dunn dan Faisal Haris terkait agenda politik yang akan mereka lakukan musim Pilkada mendatang.
Seperti diketahui, Faisal berencana baju sebagai bakal calon legislatif dari partai PAN pada 20224 mendatang dengan daerah pemilihan (dapil) Cimahi.
"Yang begini mau nyalon? Warga Cimahi dan sekitarnya melek ya plis. Dikasih amanah istri dan anak banyak aja dilupakan, apalagi rakyat," tulsi seorang netizen.
"Istri sama keluarganya saja dikhianati, apalagi masyarakat," lanjut warganet yang kesal.
"Aku orang Cimahi nggak akan milih dia," tukas netizen lainnya.
Belakangan, Jennifer Dunn memberikan klarifikasi mengenai pemberitaan tersebut. Jennifer menjelaskan bahwa dirinya dan suami sedang menghadiri sebuah konser, bukan dugem.
Baca Juga: Denny Cagur Ringkus Oknum Penyebar Hoaks Perceraiannya: Hanya Iseng...
"Semoga yang membuat berita bisa membedakan ya mana konser, mana dugem," tulis @jennifer_haris89 pada Selasa (23/5/2023).
Menurut pasangan ini, berita tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman. Konon, mereka bukanlah sedang berpesta di klub malam atau "dugem", namun sedang menikmati konser musik yang diselenggarakan oleh penyanyi RnB ternama, Ne-Yo, di Bali.
Pada pemilihan umum yang akan datang, Faisal Harris maju sebagai bacaleg dari PAN. Dikenal sebagai seorang pemimpin muda yang berdedikasi, Faisal Harris telah menarik perhatian publik dengan visi dan komitmennya yang kuat terhadap kepentingan masyarakat.
Sebagai seorang calon legislatif (bacaleg), Faisal Harris membawa pengalaman dan latar belakang yang beragam. Faisal memiliki gelar sarjana dalam ilmu politik dan telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan politik di masyarakat.
Pengalamannya sebagai aktivis di berbagai organisasi kemasyarakatan telah membekali Faisal dengan pemahaman mendalam tentang isu-isu yang dihadapi masyarakat.
Salah satu platform utama Faisal Harris dalam kampanyenya adalah peningkatan kualitas pendidikan. Faisal percaya bahwa pendidikan yang berkualitas adalah kunci bagi perkembangan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Tiga Pemain Timnas Futsal Indonesia Cedera, Hector Souto Tidak Mau Pusing Lawan Iran
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Februari 2026, Ada Ribuan Gems dan Pemain OVR 117
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
FOMO di Kalangan Pelajar: Ancaman Tren Viral Meredupkan Budaya Literasi
-
Gempa Pacitan Robohkan Bangunan Tua hingga Timpa Kafe di Blitar, Ini Penjelasan BPBD
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Mengapa Banyak Orang Percaya Elite Global Adalah Reptil?
-
7 Fakta Kebakaran Dua Rumah di Pati, Ternyata Pelakunya Anak Korban
-
Radar Sosial yang Lumpuh: Mengapa Negara Gagal Membaca Isyarat Sunyi YBR?