Fresh.suara.com - Proses hukum terkait kasus penganiayaan yang melibatkan Mario Dandy, dibantu oleh Shane dan AG, terus berlanjut dan kini telah memasuki tahap pelimpahan kedua di kejaksaan.
Namun, di tengah berjalannya kasus ini, sebuah video pendek yang menampilkan Mario Dandy sedang duduk di sebuah sofa beredar dan memicu kontroversi.
Dalam video tersebut, Mario Dandy terlihat gugup ketika mengambil sebuah cable ties yang tergeletak di atas meja. Cable ties adalah tali pengikat yang biasa digunakan oleh penegak hukum untuk mengikat tahanan.
Namun, yang menarik perhatian adalah bahwa dalam video tersebut, Mario Dandy justru tidak terikat tangan. Ia terlihat buru-buru mengambil cable ties tersebut dan memasukkan kedua tangannya ke dalam lingkaran cable ties, mungkin dalam upaya untuk memberikan kesan bahwa ia terikat.
Video tersebut langsung menjadi perbincangan di media sosial, dan netizen memberikan berbagai komentar. Beberapa netizen menduga adanya ketidakjujuran dalam kasus ini, merasa bahwa video tersebut mengungkapkan potensi manipulasi dalam proses hukum.
"Oooohh kamu ketahuan," tutur seorang netizen.
Ada juga yang menuduh bahwa uang bicara mungkin terjadi dalam kasus ini, mengarah pada spekulasi tentang kemungkinan korupsi dalam sistem peradilan.
"Ooooo ketauan.. ternyata uang masih berbicara ya di dunia ini..tenang di dunia uang bisa bicara..kalau di akhirat silakan bertanggung jawab sama Allah atas dosa mu..siapa yg nolonh kalau udah di akhirat..uang bapak dan kekuasaan bapak mu kah yg nolonh," sambar lainnya.
Namun, perlu diingat bahwa video tersebut hanya sepotong kecil dari gambaran keseluruhan kasus. Spekulasi dan dugaan tidak dapat dipastikan kebenarannya hanya berdasarkan video tersebut.
Penting untuk memberikan kesempatan bagi proses hukum untuk berjalan dengan adil dan transparan. Bukti dan argumen akan diajukan dalam persidangan yang akan membantu dalam menentukan kebenaran kasus ini.
Baca Juga: Pernah Labrak dan Jambak Jennifer Dunn, Kini Shafa Harris Dekat dengan Anak Sang Ibu Tiri
Berita Terkait
-
Cengengesan! Mario Dandy Minta Maaf pada Keluarga David Ozora Sambil Senyum-Senyum
-
Hakim: AG Sudah Pernah 5 Kali Berhubungan dengan Mario Dandy
-
AG Dihukum Ringan, Cuma 3,5 Tahun Bui
-
Merinding! Ini Sosok yang Bangunkan David Ozora dari Komanya
-
Dibohongi AG, Pemicu Mario Dandy Aniaya David Ozora hingga Sempat Koma Terkuak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Ulasan Film Supergirl: Sinema Kosmis yang Megah, Sunyi, dan Mendalam
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris