SuaraGarut.Id - Beredar unggahan video berjudul “TNI Bakar Lab Senjata Cina - Xi Jinping Panik Bukan Main”.
Video TNI membakar lab China di Wuhan tersebut diunggah sebuah akun YouTube tayang pada 4 Maret 2023, berdurasi 8,9 menit.
Video berisi kompilasi peristiwa situasi dan kondisi peperangan. Ada ledakan, kebakaran, dan juga beberapa tentara dalam situasi dan kondisi perang.
Narasi dalam video mengatakan, TNI membakar Lab Covid-19 China di Wuhan yang merupakan senjata biologis China.
Suara perempuan yang menjadi narator dalam video itu mengatakan juga, Panglima TNI Yudo Margono memberikan perintah baru kepada puluhan ribu TNI di Wuhan untuk memblokade dan menguasai semua sisi Wuhan.
Atas serangan TNI tersebut, China kemudian mendatangkan 10 ribu pasukan bantuan dari Amerika Serikat.
Penjelasan
Mengutip kominfo.go.id, tidak ada peristiwa TNI membakar laboratorium senjata China.
Video yang diunggah dalam akun YouTube tersebut itu diketahui berisi peristiwa berbeda-beda. Satu video dengan video lainnya tidak berhubungan.
Baca Juga: Tubuh Ammar Zoni Lebih Berisi Saat Ditangkap, Pakai Sabu Buat Turunin Berat Badan?
Unggahan di awal tayangan, berupa video ledakan dan kebakaran yang terjadi di Lac-Mégantic, Quebec, Kanada pada 6 Juli 2013. Bukan situasi peperangan.
Kemudian video lainnya merupakan kejadian ledakan Depo Pertamina Plumpang di Koja, Jakarta Utara pada Jumat, 3 Maret 2023.
Potongan video lainnya yang berisi Presiden Cina Xi Jinping adalah video saat dia berbicara pada upacara penutupan Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis Cina di pada 22 Oktober 2022.
Dengan demikian, kabar yang diedarkan akun YouTube tersebut bersifat bohong atau hoax.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi