SuaraGarut.id - Kecamatan Pangatikan, jadi wilayah pertama terjadinya kasus difteri di Kabupaten Garut, Jawa Barat hingga korbannya meninggal dunia.
Namun saat ini, kasus difteri di Kecamatan Pangatikan mulai menurun akibat adanya upaya yang cukup efektif yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman mengatakan kasus difteri di Kecamatan Pangatikan mulai mengalami penurunan.
Keberhasilan tersebut, kata Asep, tak lepas dari upaya vaksinasi yang terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut di wilayah terdampak difteri.
"Meski capaian vaksinnya masih di bawah 70 persen namun angka penurunan kasus sangat dirasakan," kata Asep, Sabtu.
Menurut Asep sampai saat ini kasus difteri di Garut belum bertambah dengan kasus positif sebanyak 14 orang, susfek 34 dan meninggal dunia 9 orang.
Saat ini, kata Asep, pihaknya tengah berupaya untuk mengejar target vaksinasi 90 persen di daerah terdampak difteri.
"Jadi di daerah terpapar difteri diharapkan dapat vaksin lengkap dosis 1 dan dosis 2," ujarnya.
Selain melakukan ORI, pihaknya terus melakukan treking seluruh kontak erat dengan pasien positif difteri untuk dilakukan swab dan pemberian obat.(*)
Baca Juga: Mahasiswa Unhas Dirawat di ICU Rumah Sakit, Video Korban Dikeroyok Viral Seperti Kasus David
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang