SuaraGarut.id - Akun media sosial Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo digerudug warganet.
Bukan hanya akun milik Ganjar, akun milik Gubernur Bali, I Wayan Koster juga mengalami hal serupa.
Publik kecewa lantaran gelaran Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia dibatalkan FIFA dengan pertimbangn khusus.
Atas imbas dari keputusan politik tersebut, dua gubernur dari PDIP tersebut diminta mundur dari jabatannya.
Warganet mendesak Koster dan Ganjar bertanggung jawab atas semua yang terjadi atas pembatalan event paling bergensi tersebut.
Pernyataan mundur juga datang dari Pengamat sepakbola sekaligus Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali.
Dalam satu diskusi, Akmal mengatakan Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo wajib bertanggung jawab.
Dia meminta kedua gubernur dari PDIP tersebut segera bertanggung jawab atas batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Permintaan Akmal ini diungkap berupa tantangan pada Ganjar Pranowo dan Wayan Koster untuk mundur dari jabatannya sebagai gubernur.
"Mereka (Ganjar dan Koster) yang bikin gaduh harus bertanggung jawab secara moral," katanya pada Kamis (30/3/2022).
"Bahkan kalau mau, gentlemen. Pak Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng) dan I Wayan Koster (Gubernur Bali) mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap 275 juta rakyat Indonesia yang ingin menjadi saksi sejarah Piala Dunia pertama kali digelar di Indonesia," ungkap Akmal.
Seperti diketahui, jika Ganjar dan Koster kompas menolak kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20, sejurus dengan keputusan PDIP.
Akmal berkeyakinan jika suara kedua kepala daerah itu berpengaruh terhadap sikap yang kemudian diambil FIFA. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Nama Israel Luput, Tragedi Kanjuruhan Oktober 2022 Tertulis Jelas Jadi Alasan FIFA Batalkan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
Pemain Muda Asal Garut Daffa, Khawatir Sanksi FIFA Hancurkan Masa Depannya di Sepakbola
-
Reza Arap Kecewa, Hilang di Situs FIFA Apa Lagu Glorious Akan Rilis?
-
Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20, Ganjar Pranowo Disebut Mengubur Mimpi Anak Bangsa
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bobby Nasution Mediasi Masalah Lahan SMAN 5 Pematangsiantar
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Picu Kontroversi, Alasan di Balik Unggahan Foto Donald Trump Bergaya Mirip Yesus
-
Film Salmokji: Whispering Water Lagi Viral, Intip Sinopsis dan Jajaran Pemainnya
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang