Garut.Suara.com - Piala Dunia U-20 resmi dibatalkan untuk diselenggarakan di Indonesia oleh FIFA. Sebab pembatalan tersebut, sudah ditegaskan oleh FIFA, dikarenakan alasan keamanan dan persiapan yang dinilai FIFA belum matang.
Erick Thohir juga menegaskan hal tersebut dalam rilis PSSI beberapa waktu lalu. Namun, banyak publik yang masih menduga, pembatalan tersebut juga didasari karena adanya pernyataan penolakan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan surat resmi penolaka terhadap tim Israel dari Guberner Bali, I Wayan Koster.
Para pakar menilai, sikap penolakan ini, memperlihatkan juga tidak selarasnya pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Apalagi Piala Dunia U-20 adalah ajang internasional.
Dilansir dari Youtube Najwa Shihab, pada Selasa (04/03/2023), Ganjar Pranowo diundang Najwa Shihab untuk memberikan klarifikasi terkait pembatalan tuan rumah Piala Dunia U-20 di Indonesia dalam wawancara tersebut.
Banyak hal yang disampaikan Ganjar di kesempatan kali ini. Ganjar menyampaikan alasan pernyataan penolakan sudah sesuai konsesus,permenlu No.3/2019 dan sejarah bangsa Indonesia yang mendukung perdamaian dunia.
Saat ditanya Najwa, apakah Presiden Jokowi mengetahui Ganjar akan merilis pernyataan penolakannya. Ganjar menjawab, sebelum memberi pernyataan sikapnya terhadap penolakan Tim Israel, ia mengaku sudah berupaya memberitahu Jokowi.
"Mas Ganjar, sempat berkomunikasi dengan Pak Jokowi, sebelum mengeluarkan statement ini. Pernah tidak?" tanya Najwa.
"Secara langsung,tidak, tapi saya menyampaikan izin melalui beberapa 'pintu' yang bisa masuk kepada Pak Jokowi. Ada beberapa mentri yang sudah saya sampaikan." jawab Ganjar Pranowo. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Dituding Ade Armando Klenik, Hasto Beberkan Kronologis Upaya Lobi-lobi PDIP Tolak Kehadiran Timnas Israel Sejak 2022
-
Bak Dongeng, Ini Kisah Tim Gurem Myanmar Lolos ke Piala Dunia U-20 2015
-
Ngaku Sedih dan Kecewa, Puan Sebut Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Bukan Karena Perbedaan Pendapat
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket