Garut.Suara.com - Dilansir dari acara TV Indonesia Lawyers Club, pada Senin (01/03/2023), diketahui Mahfud MD tengah menjadi perhatian publik, setelah membocorkan dugaan pencucian uang sebesar 349T di Kementerian Keuangan.
Acara ILC kali ini, membahas kasus tersebut. Termasuk Fahri Hamzah yang terlihat juga diundang.
Fahri Hamzah dengan keras menanggapi hal tersebut. Fahri percaya, bahwa di negara ini tidak ada masalah yang pernah terselesaikan.
Menurut Fahri, ia mengkaitkan kasus Ferdy Sambo dan Rafael Alun, menurutnya negara menyelesaikan masalah tersebut hanya untuk seolah-olah terlihat bekerja.
"Jadi Si Alun dan Sambo hanya monumen-monumen saja, dimunculkan hanya untuk men-dinamisasi ya, supaya seolah-olah negara bekerja untuk menyelesaikan perkara," ungkap Fahri Hamzah.
Menurutnya, pemerintahan selalu suka menyelesaikan masalah di 'belakang layar, bukan di depan publik. Ia juga mengatakan, bangsa ini adalah bangsa yang terlalu banyak bersekongkol.
Mantan Wakil Ketua Komis III DPR itu, memberi contoh ketika ia menjadi anggota Panitia Khusus Angket salah satu kasus dulu.Ia mengaku, pada saat itu timnya sudah
berusaha untuk menuntaskan perkara. Namun, menurutnya, permasalahan tidak pernah selesai karena pada akhirnya ada sebuah gerakan politik di belakang layar yang menjegal timnya.
"Saya dulu pernah menjadi anggota pansus angket yang paling heboh,yang melibatkan institusi keuangan yang sangat dahsyat. Begitu sampai diujung mau kita tuntaskan, itu selalu ada gerakan dari arus politik yang mengatakan cukup sampai disini. Kira-kira begitu," lanjut Fahri Hamzah.
Baca Juga: Persital Tim Pertama U 40 yang Lolos Babak 8 Besar Turnamen Sepakbola Ngabuburit Piala Bupati Garut
Fahri juga berharap, momen ini menjadi awal perubahan yang harus didasari dengan perubahan secara sistematis.
Menurutnya, sebab jika tidak, kasus 349T akan berujung sama seperti yang ia contohkan. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Dukung Mahfud MD Bongkar Kasus Transaksi Rp349 T, Fahri Hamzah Sarankan Lapor Langsung ke Jokowi
-
Endus Upaya Persengkongkolan, Fahri Hamzah Pesimis Kasus Transaksi Janggal Rp 349 Triliun di Kemenkeu Bisa Diusut Tuntas
-
Fahri Hamzah Sebut Pencabutan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tak Masuk Akal
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir
-
Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026
-
Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026
-
Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4
-
KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara
-
Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara
-
Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?
-
Jaksa Tegaskan Dokter Tifa Tetap Bisa Didakwa Meski Laporan Sudah Dicabut
-
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Fabio Calonego, Tetap Jadi Andalan Shin Tae-yong
-
Sekolah Rakyat di Sulsel Buka Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Kurang Mampu