SUARA GARUT - Setidaknya sebanyak 250,320 guru honorer tengah berharap-harap cemas menantikan pengumuman kelulusan pasca sanggah seperti yang sudah di jadwalkan Kemendikbudristek.
Kemendikbudristek sebelumnya, telah merilis jadwal pengumuman kelulusan pasca sanggah 9 - 10 April 2023.
Akan tetapi hingga berita ini diturunkan, pada, Senin,(10/04/2023), kepastian perubahan link kemendikbud tentang pengumuman kelulusan pasaca sanggah masih belum berubah
Andi yang sudah mendapatkan penempatan asal Garut menyebutkan hingga pukul 14,55 Wib, pada portal sscasn.bkn.go.id, dan gurupppk.kemdikbud.go.id belum ada pengumuman.
Meski begitu, mereka yang saat ini menunggu pengumuman kelulusan mendapatkan penempatan, memang belum tentu dijamin akan mendapatkan NIP PPPK.
Dihimpun garut.suara.com, dari berbagai sumber, Plt.BKN Bima Haria Wibisana, sekaligus ketua Panselnas CASN 2022, mengaku tidak tahu menahu.
Bima saat dikonfirmasi media, mengaku belum tahu mengapa pengumuman yang semestinya tanggal 9-10 April tertunda lagi.
"Untuk mengetahui alasan ditunda lagi, coba hubungi Prof Nunuk," kata Bima dikutif garut.suara.com dari halaman JPNN.
Bima mengatakan dirinya hanya tahu, Kemendikbudristek belum mengumumkan kelulusan pasca sanggah PPPK Guru.
Baca Juga: Divonis 3,5 Tahun, AG Akan 'Dipenjara' di LPKA, Tempat Apa Itu?
Sementara itu, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN Suharmen malah belum tahu kapan pengumuman akan dilakukan.
"Data hasil sanggah yang kami terima BKN baru informal," kata Suharmen.
Artinya, sambung Suharmen belum ada penjelasan kenapa sanggahanya diterima atau ditolak.
Lebih jauh Suharmen mengatakan, Kemendikbudristek kemarin sudah menyampaikan data hasil sanggahan.
Namun dari data yang disampaikan perlu mendapat keputusan dari penanggung jawab finalisasi hasil pasca Sanggah, yaitu deputi Mutasi BKN.
"Sudah minta staf mengkonsultasikan dengan deputi mutasi, semoga hari ini sudah ada keputusan sehingga bisa segera dilakukan pengolahan hasil pasca sanggah," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
-
Lulus Pasca Sanggah Seleksi ASN PPPK 2022, Guru Honorer Harap Perhatikan 10 Dokumen Ini Jika Tidak, Batal Dapat NIP
-
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto Intruksikan BKPSDM Angkat Honorer Menjadi ASN PPPK Sesuai PMK 212/PMK.07/2022
-
Enjang Tedi Perjuangkan Nasib 27 Guru Honorer Asal Garut yang Alami Pembatalan Penempatan PPPK
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
Justin Hubner Resmi Mualaf Jelang Nikahi Jennifer Coppen
-
Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
-
Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?
-
Drakor The East Palace Tayang 17 Juli, Nam Joo Hyuk Jadi Pemburu Hantu
-
Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah