SUARA GARUT - Sesuai dengan PP 49 Tahun 2018, Tenaga honorer mulai November 2023 harus sudah hilang dari kepegawaian di Indonesia.
Akan tetapi melihat sisi kemanusian rasanya tidak mungkin pemerintah mengambil kebijakan PHK honorer begitu saja.
Pasalnya dengan data yang ada, setidaknya terdapat, 2,3 juta tenaga honorer yang akan menjadi penganguran.
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi tidak menginginkan hal itu terjadi.
Selain itu, jika penghapusan masal dilakukan bagi tenaga honorer, maka pelayanan publik dilingkungan masyarakat akan ikut terganggu.
Isu yang paling penting dan perlu menjadi perhatian serta pertimbangan pemerintah, adalah timbulnya pengangguran massal yang akan mengancam.
Pasalnya jika angka pengangguran tinggi, maka angka kemiskinan pasti tidak terelakan, sehingga bisa jadi kejahatan akan meningkat.
Untuk itu, Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas, terus melakukan kordinasi, agar semua itu tidak terjadi, dan tidak ada yang saling dirugikan.
Sebelumnya Menteri Anas telah mengeluarkan tiga Opsi dalam penyelesaian tenaga honorer, yakni, dihapuskan seluruhnya, diangkat seluruhnya, atau diangkat skala prioritas.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Pekanbaru, Siak, Kampar dan Sekitarnya, Senin 10 April 2023
"Secara faktual, memang tenaga non ASN memiliki peran yang cukup bagi masyarakat," kata Menteri Anas.
Pemerintah sambung Anas benar-benar sedang mencari solusi terbaik dalam penyelesaian Honorer tersebut.
Karenanaya, Opsi menghapus seluruh Honorer merupakan hal yang tidak mungkin dilakukan.
Oleh sebab itu, kebijakan yang paling memungkinkan adalah dengan mengangkat tenaga non ASN mengggunakan skala prioritas dan bertahap.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
10 Promo Sandal CROCS di Foot Locker, Nyaman dan Stylish untuk Salat Idulfitri
-
5 Rekomendasi Sepatu yang Cocok Dipakai dengan Baju Koko, Biar Tampil Stylish
-
Jalur Merah Pasir Angin: Celurit Tertinggal Saat Begal Rampas Motor Pemudik Jakarta di Sukabumi
-
Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta
-
Penyebab Mesin Mobil Overheat di Tol, Lengkap Cara Mengatasinya
-
1.506 Narapidana dan Anak Binaan Dapat Remisi Nyepi 2026, 4 Langsung Bebas
-
Misi Raih Tiket Piala Dunia 2026: Bek Andalan Persib Jadi Tumpuan Irak di Laga Penentuan
-
Cinta Suci Nadia: Saat Kesalehan Diuji oleh Masa Lalu yang Kelam
-
Kompak Berbagi Waktu, Ben Kasyafani dan Marshanda Atur Jadwal Lebaran Sienna
-
Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup