SUARA GARUT - Hanya butuh waktu beberapa jam saja setelah diposting Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, geng motor yang mengintimidasi warga dengan bawa katana di jalan akhirnya ditangkap Polisi.
Pelaku yang berambut pirang, diunggah oleh akun @B4yuw menginformasikan jika pelakunya sudah ditangkap seraya taging kepada Gibran Rakabuming.
"Pelaku sudah diamankan lurrr," tulis akun @B4yuw dilansir garut.suara.com, Minggu 16 April 2023.
Lantas postingan itu kembali diretwit oleh Gibran dan memberi keterangan rambutnya kembaran. "Wah rambute kembaran," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang netizen mengunggah video ulah geng motor yang sedang berboncengan sambil menenteng sebilah katana.
Seolah menakut-nakuti warga, geng motor tersebut nampak menempelkan katananya ke aspal hingga mengeluarkan bercak api.
Video tersebut lantas ditag kepada anak Presiden Jokowi yaitu, Gibran Rakabuming. Gibran berjanji akan menghabisi jika berani lewat Solo.
Awalnya video geng motor melakukan intimidasi di jalanan dengan menenteng katana diunggah oleh @kadrun212oon lalu ditag ke akun Gibran Rakabuming.
Dalam unggahannya @kadrun212oon menuliskan "ini plat nomer Surakarta ya Bang," tanyanya di twitter.
Baca Juga: Waktu Sahur dan Jadwal Imsakiyah Kota Surabaya, Senin 17 April 2023
Kemudin Wali Kota Solo itu, memberikan tanggapan serius dan menjelaskan plat nomer itu masuk Sragen bukan Solo.
"Kalo liat platnya sepertinya sragen. Bukan solo." balasnya.
Namun Gibran berjanji akan mencari para pelaku. Bahkan jika berani lewat ke Solo akan dihabisi.
"Gpp tetap akan saya cari. Berani lewat solo saya habisi," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026