SUARA GARUT - Nasib Guru P1 yang dinyatakan tidak lulus berdasarkan hasil sanggah seleksi PPPK guru 2022, sudah di ambang batas.
Pasalnya BKN sudah merilis pengumuman kelulusan hasil sanggah tanggal 14 April 2023.
Meski begitu, Forum ALiansi Guru dan Karyawan (Fagar), ternyata tidak tinggal diam, menyaksikan kepahitan, atau merasakan kesediahan 10 anggota yang dinyatakan tidak lulus pasca hasil sanggah.
Padahal sebelumnya, pengurus DPP Fagar, sudah meastikan seluruh guru honorer sebanyak 3,300 lebih aman, dan akan dinagkat ASN PPPK.
Hal ini seperti disampaikan Waketum Fagar Ma'mol Arif, dalam rekaman Video yang beredar di kalangan anggota.
Dalam tayangayan Vedeo tersebut, Ma'mol menyatakan sudah aman, terhadap usulan perubahan penempatan, termasuk nasib 27 guru yang tidak mendapatkan penempatan.
Saat itu, tampak waketum Fagar tengah bersama Sekdis Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.
AKan tetapi sayangnya, progres perubahan penempatan belum bisa terdeteksi, hingga ada anggota yang tidak lulus sebanyak 10 orang.
Menyikapi hal ini, Ma'mol, beserta segenap pengurus lainya, terus melakukan uapaya, baik konsultasi maupun koordinasi dengan leading sektor.
Baca Juga: Libur Lebaran, Pegadaian Ajak Masyarakat Optimalkan Layanan Digital
Ma'mol menyebutkan, pihak BKD tidak tahu persoalan ini, sementara saat dirinya koordinasi dengan pusat, jawabanya tengah di dikaji.
Selain itu kata dia, beberapa anggota, mencoba konsultasi melalui call centre Kemendikbudristek.
Jawabannya, mereka yang tidak lulus, tergeser oleh ranking peserta seleksi yang lainya.
Namun yang membuat Ma'mol tidak habis pikir, seluruh peserta seleksi di Garut dinyatakan lulus.
"Kami sudah koordinasi, dengan pusat, masih ada celah, bahkan solusi untuk yang tidak lulus, termasuk perubahan penempatan," ujarnya.
Dia memastikan Kabupaten Garut, termasuk salah satu kabupaten yang akan mengalami perubahan penempatan.(*)
Berita Terkait
-
Junimart Girsang Sebut Honorer Diangkat Menjadi ASN PPPK Quotanya Bikin Tersenyum, Sebelum 28 November 2023, Mungkinkah?, Atau,...
-
Akhir Penantian Heni Yuhaeni, Puluhan Tahun Mengabdi Sebagai Tenaga Kesehatan, Kini Dilantik Jadi ASN PPPK
-
Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani Ingatkan Pemda Terkait Rekrutmen ASN PPPK 2023, Masalah Apa Ya?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui