SUARA GARUT - Menjelang seleksi PPPK guru 2023, PGPPNS telah menggelar audiensi bersama Kemendikbudristek terkait permasalhan guru yang lolos passing grade, namun belum mendapatkan penempatan.
Permasalahan tersebut diantaranya, terkait formasi guru 2023, penempatan Prioritas 1, 2, dan 3 usai seleksi PPPK 2022 berakhir.
Selain itu dibahas pula persoalan linieritas guru Bahasa Inggris, dan PGTK.
Kemudian tidak kalah pentingnya juga membahas jumlah minimal jam mengajar, kelanjutan nasib P2, dan P3 yang tidak mendapatkan penempatan.
PGPPNS juga mengajukan persoalan pemberian Afirmasi usia 35 tahun keatas, hingga guru penggerak.
Dihimpun garut.suara.com dari berbagai sumber salah satu yang paling menarik untuk guru, yakni pemberian afirmasi untuk guru penggerak, dan usia diatas 35 tahun.
Pemberian Afirmasi itu, tentu akan memuluskan, terutama guru honorer yang berusia diatas 35 tahun.
Kemudian memberikan penghargaan, terhadap guru yang telah lulus program guru penggerak (PGP).
Pasalnya, dari ribuan PGP masih terdapat yang berstatus tenaga honorer.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Dihujat Halu Gegara Pamer Mayang Dilamar dengan Mahar 20 Unta
Dengan adanya pemberian Afirmasi tersebut, tentu akan memuluskan mereka lulus menjadi ASN PPPK pada formasi 2023.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?
-
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Tak Semesra Awal-Awal Nikah, Pasrah Bila Diceraikan
-
5 Fakta Bocah 7 Tahun Tewas Hanyut di Selokan Driyorejo Gresik