Direktur Parameter Politik Indonesia.Adi Prayitno.Pertemuan Dua Partai Berbeda Koalisi tidak membahas nasib Airlangga dan AHY maju di Pilpres 2024.(Foto: Tangkapan layar/YouTube)
"Bagi yang berada diluar kekuasaan, itu adalah hal yang lumrah ketika mengkritik dan sikap politik pemerintah secara umum," tandasnya.
Sementara itu, Ketum Golkar Airlangga sambung Adi Prayitno, semangatnya sama.
Airlangga Hartarto menurut Adi, butuh politik kerjasama butuh politik, gotong royong dan tidak ada pembelahan.
"Itu yang disebut oleh Airlangga dengan tidak ada the winner, jadi soal kebangsaan kita kedepan, harus ada kerjasama," kata Airlangga ditirukan Adi Prayitno.
Sehingga pertentangan-pertentangan ideologis perbedaan-perbedaan suku agama yang saat ini begitu mengeras mestinya dihilangkan.
Menanggapi pernyataan Airlangga kata Adi Prayitno lebih kepada sebatas ajakan atau himbauan kepada masyarakat jelang pemilu 2024.(*)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel