SUARA GARUT - Peneliti BRIN AP.Hasanuddin pelaku ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan terhadap warga Muhammadiyah yang viral beberapa hari lalu,akhirnya berhasil ditangkap.
Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Siber Polri Brigjend.Pol.Adi Vivid jika AP.Muhammad telah ditangkap di Jombang ,Jawa Timur.
Dilansir dari Antarnews, AP Muhammad ditangkap di rumah kontrakannya di Jombang,Minggu 30 April 2023 dan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dia dibawa ke Mabes Polri.
Dalam unggahan video divhumas Polri tampak tersangka AP.Muhammad tiba dari ruang kedatangan bandara Soekarno Hatta , Minggu 30 April 2023 sekitar pukul 21.30 WIB
Didampingi tim Bareskrim APH tampil menggunakan topi hitam,baju batik lengan panjang dan celana warna hitam. Sementara kedua tangannya diborgol plastik. Tersangka langsung menjalani pemeriksaan di ruang tindak pidana Siber.
Pemuda Muhammadiyah DIY sangat mengapresiasi kinerja Polri.Namun mereka juga berharap pihak kepolisian juga segera memeriksa Thomas Djamaluddin, kolega tersangka yang juga astronom BRIN itu, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
APH diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian terhadap individu/kelompok tertentu berdasarkan SARA dan/atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.
Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya ,bahwa tindakan penyelidikan dan penyidikan terhadap tersangka APH karena adanya pelaporan dari Pemuda Muhammadiyah atas tulisannya di dinding Facebook Thomas Djamaluddin yang mengandung ancaman dan ujaran kebencian terkait perbedaan Rukyat dan Hilal, Lebaran 2023.
Atas tindakannya tersebut AP Hasanuddin dilaporkan terkait melanggar Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 dan/ atau Pasal 45 B juncto Pasal 29 UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.(*)
Baca Juga: Momen Diego Michiels Bantu Warga Padamkan Kebakaran di Kota Samarinda
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026