SUARA GARUT - Pasca lebaran persediaan kebutuhan pangan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dinilai tercukupi. Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok pun mengalami penurunan terutama pada komoditas sayuran.
Pada saat Ramadan kemarin sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan karena dipicu tingginya permintaan seperti pada komoditas telur dimana banyak orang yang membutuhkan untuk membuat kue lebaran.
Karena itu untuk mengendalikan harga bahan pangan Kepolisian Resort Garut gencar melakukan sidak dan patroli di sejumlah pasar tradisional baik Pasar Induk Ciawitali Garut maupun pasar yang ada di tiap kecamatan.
"Setiap hari kami terus melakukan pemantau harga. Anggota pun melakukan sidak ke pasar baik malam maupun siang," ujar Tim Satgas Pangan Iptu Wahono Aji yang juga Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Garut, Kamis, 4 Mei 2023.
Pemantauan harga ini dilakukan untuk mengendalikan tingkat inflasi di Kabupaten Garut. Saat ini angka inflasi di Garut berdasarkan data BPS yang merujuk ke Kota Tasikmalaya mencapai 4,75 persen.
Kegiatan yang dilakukan jajaran Kepolisian ini juga untuk mencegah adanya aksi penimbunan bahan kebutuhan pokok dari pihak-pihak yang mencari keuntungan sesaat akibat kelangkaan barang.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, stok bahan di gudang milik distributor mencukupi kebutuhan masyarakat Garut, seperti beras, telur, terigu dan minyak goreng.
Harga bahan pokok saat ini, Beras medium Rp 11 ribu/kg, Beras Premium Rp 12 ribu/kg, Cabe merah Rp 40 ribu, cabe merah kriting Rp 15 ribu, cabe hijau Rp 15 ribu, cabe rawit merah Rp 20 ribu, cabe rawit hijau Rp 25 ribu. Harga bawang berkisar antara Rp 22-28 ribu, daging sapi Rp 130 ribu, daging domba 140 ribu, ayam broiler Rp 30 ribu, telur Rp 27 ribu.
Harga sayuran seperti tomat Rp 5 ribu, kubis Rp 10 ribu dan kentang lokal Rp 20 ribu. Sementara untuk harga minyak curah Rp 13 ribu per liternya. (*)
Baca Juga: Antarkan Indonesia Pesta Gol, 3 Pemain Timnas Masuk List Top Skor Sea Games
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali