SUARA GARUT - Nasib nahas menimpa DR (42) warga Plosokerep Sananwetan, Kota Blitar dianiaya massa hingga tewas.
Saat itu korban sedang berdiri di dekat kandang kambing lalu diteriaki 'maling' oleh warga setempat.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian di Desa Bence Garut Blitar setelah mengalami luka berat di bagian kepala.
Peristiwa pengeroyokan terjadi malam hari sekira pukul 24.00 WIB pada hari Kamis (4/5/2023).
Kapolsek Garum, AKP Muhammad Burhanuddin mengatakan berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan bermula karena kecurigaan warga yang melihat korban berdiri tengah malam di dekat kandang kambing.
"Peristiwanya terjadi hari Kamis malam sekira pukul 24.00 WIB. Saat itu korban berada di pekarangan warga dekat kandang kambing," kata Kapolsek, Jumat (5/5/2023)
Pemilik kambing yang asing dengan korban bertanya mengenai identitasnya, namun ia malah lari.
Karena curiga, pemilik kandang meneriakinya 'maling' hingga memancing massa berdatangan.
Korban yang tertangkap langsung dianiaya oleh massa hingga babak belur dan mengalami luka berat di bagian kepala.
Anggota Polsek Garum tiba di lokasi mencoba menenangkan massa yang mengamuk.
Lalu Polisi segera mengamankan korban dan mengevakuasinya ke rumah sakit terdekat.
Setelah sempat dirawat, korban dinyatakan meninggal dunia karena mengalami luka berat di bagian kepala.
Burhan menambahkan peristiwa ini dalam penanganan Kepolisian. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian pengeroyokan tersebut.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus