SUARA GARUT - Satpol PP Garut telah memiliki tim siber yang akan menindak transaksi 'Open BO' atau prostitusi online dan peredaran minuman keras (Miras).
Tim Siber Satpol PP ini nantinya akan memantau tindak kejahatan penyakit masyarakat yang menggunakan alat transaksi elektronik.
"Kita tidak pungkiri ada sejumlah tindakan penyakit masyarakat seperti prostitusi online 'Open BO' dan penjualan Miras online di Garut," kata Kasatpol PP Garut, Basuki Eko, Senin (8/5/2023).
Menurut Eko, untuk meminimalisir tindakan penyakit masyarakat ini Satpol PP Garut terlah membentuk Tim Siber yang akan memantau transaksi prostitusi dan perdagangan Miras melalui internet.
Eko mengaku tim siber ini sudah berjalan ada sejumlah petugas Satpol PP yang terus memantau di media sosial dan sejumlah aplikasi yang dicurigai bertransaksi prostitusi.
"Jadi tim Siber kita terus memantau di media sosial atau di sejumlah aplikasi yang terindikasi disalahgunakan untuk bertransaksi prostitusi atau berjualan Miras," ucapnya.
Menurut Eko, Satpol PP Garut sengaja dilatih untuk menguasai teknologi agar bisa melakukan pemantauan terhadap transaksi tersebut.
"Kita bekerja sama juga dengan intelegen terkait pembentukan Tim Siber Satpol PP Garut ini," ungkapnya.
Menurutnya pembentukan tim siber ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut, Nomor 13 Tahun 2015 terkait Anti Perbuatan Maksiat.
Baca Juga: Intip Lagi, Daftar Harta Kekayaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
Diharapkan adanya tim siber Satpol PP Garut ini bisa meminimalisir tindak kejjahatan penyakit masyarakat yang selama ini dikeluhkan warga.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Wuling Siapkan Posko Siaga 24 Jam dan Diskon Servis Mudik Lebaran 2026
-
Adu Banteng di Jalur Sukabumi-Bogor: Colt Mini L300 Hantam Pajero, Bagaimana Nasib 8 Penumpang?
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II