SUARA GARUT - Tidak ada itikad baik dari Kasatpol PP Garut, Ketua KNPI yang juga Ketua 234 Kabupaten Garut, Okke Muhammad Hadits, akan membawa kasus kekerasan terhadap anggotanya ke ranah hukum.
Oke pun mengucapkan selamat HUT Satpol PP ke 73 tahun 2023, dengan harapan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Garut makin bagus.
"Kebetulan korban itu anggota 234 SC dan sebagai ketuanya. Karena belum ada Itikad Baik dari Kasatpol PP Pak Eko, kasusnya akan diteruskan ke jalur hukum," tegas Okke, ditemui usai mengikuti upacara peringatan HUT Satpol PP ke 73 di lapang Setda Garut, Senin (08/05/2023).
Okke menyebutkan pihaknya punya bukti rekaman kejadian dari CCTV yang ada di lokasi dan pihaknya juga sudah melakukan visum terhadap korban sebagai bukti pelengkap adanya tindak kekerasan fisik yang dilakukan anggota Satpol PP terhadap salah satu anggotanya.
" Saya sudah melihat rekaman kejadiannya dari CCTV yang memang terjadi pengeroyokan dan pemukulan, ada saksinya orang tersebut (anggota Sapma/234 SC) tidak berjualan, tapi membeli dari pedagang di lokasi itu," tuturnya.
Ia juga mengaku sudah melayangkan surat permohonan audiensi ke DPRD untuk membahas khusus masalah ini.
Okke juga meminta kasus ini bisa diproses untuk mengetahui siapa pelaku pengeroyokan tersebut, supaya kejadian serupa tidak terulang. (*)
Editor: Farhan
Baca Juga: Dul dan Tissa Prewedding di Bromo? Simak Keseruannya Seperti Apa!
Berita Terkait
-
Longsor Menerjang Dua Desa di Kecamatan Samarang Garut, Belasan Rumah Terancam dan Bangunan Masjid serta Madrasah Rusak
-
Jangan Coba-coba 'Open BO' di Garut Apalagi Jualan Miras Online, Satpol PP Sudah Miliki Tim Siber yang Siap Pantau
-
Setara PNS, Ternyata Segini Gaji Perangkat Desa Terbaru Sesuai Peraturan Bupati Garut Nomor 227, Yuk Intip Rinciannya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim