SUARA GARUT - Surat Keputusan (SK) Pengangkatan guru honorer menjadi ASN PPPK bisa di keluarkan Pemda, jika BKN sudah menerbitkan NIP PPPK.
Demikian disampaikan Ketua Badan Honorer PGRI Provinsi Riau Eko Wibowo, seperti dilansir garut.suara.com dari halaman JPNN, pada Selasa, (9/05/2023).
Oleh sebab Itu, Ekowi sapaan akrab Wakil Ketua PGRI Riau Eko Wibowo, mendesak BKN segera menetapkan NIP PPPK.
Kepda JPNN, guru Eko menyebutkan Pemda Riau sudah siap menerbitkan SK PPPK guru 2022, pada Juni mendatang.
"Persoalanya, SK pengangkatan PPPK guru bisa diterbitkan jika BKN sudah menerbitkan NIP PPPK," kata Ekowi, pada JPNN, seperti dikutif garut.suara.com.
Pihaknya meminta BKN mempercepat penetapan NIP PPPK guru 2022, karena Pemda Riau sudah siap memberikan SK ASN.
Menurutnya BKD Riau telah siap mengajukan usulan penetapan NIP PPPK, pasalnya DRH oleh guru honorer sudah tuntas dilakukan.
"Honorer Nakes saja sudah terima SK PPPK 2022 bulan ini," tegasnya.
Kata dia, penyelesaiaan guru honorer akan tuntas bila antara pemerintah pusat dan daerah saling berkolaborasi.
Menurut dia, sudah delapan bulan tahapan seleksi PPPK guru 2022 berjalan.
Ekowi menilai, jika SK PPPK diterima Juni, otomatis mereka berpeluang menerima gaji ke-13.
Dia berharap Pemprov Riau turut mempercepat proses penetapan NIP PPPK, diantaranya melengkapi dokumen administrasi sesuai ketentuan BKN.
"Kami berharap jangan ada lagi penundaan, pa Gubernur diharapkan segera menyerahkan SK ASN PPPK guru 2022," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Respon Fenomena Gugur Massal PPPK Teknis 2022, Menpan RB dan BKN Akan Lakukan Upaya Ini, Simak Dua Solusi dari Menteri Anas
-
Jadwal Usulan NIP Diperpanjang BKN Hingga 31 Mei 2023, ASN PPPK Selesai DRH, Terancam Batal Gajian Bulan Juni, Sebabnya Ini
-
Pemerintah Tegaskan Pendataan Honorer Tidak Otomatis Diangkat Jadi ASN, Simak Jangan Sampai Salah Tafsir
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability