SUARA GARUT - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Kepala BKPSDM Pangandaran diberhentikan sementara dari jabatannya.
Ridwan Kamil, meminta selama proses pemeriksaan kepala BKPSDM Pangandaran diberhentikan sementara dan jika nanti terbukti ada pungli maka akan ada sanksi sesuai peraturan perundangan.
Ridwan Kamil juga sudah meminta inspektorat, dan tim Saber pungli Jabar berangkat ke Pangandaran Menindaklanjuti kasus tersebut.
"Saya sudah menugaskan inspektorat dan tim saber Pungli Jabar datang ke Pangandaran, untuk melakukan klarifikasi, verifikasi hasilnya belum tahu tapi sudah ditugaskan," kata Ridwan Kamil dipantau Garut.suara.com dari Chanel YouTube Kompas, pada Kamis, (11/05/2023).
Gubernur Jabar Ridwan Kamil, merekomendasikan selama pemeriksaan Kepala BKPSDM pangandarannya diberhentikan sementara.
Jika terbukti, kata Kang Emil Ada jalur sanksi sesuai peraturan perundangan, kalau tidak terbukti di rekonsiliasi dengan solusi-solusi.
Sebelumnya Guru di SMPN 2 Pangandaran bernama Husein Ali Rafsanjani memilih mengundurkan diri sebagai ASN karena tidak mau mencabut laporannya soal dugaan pungli di Kabupaten Pangandaran.
Husein juga mengaku merasa diintimidasi saat di sidang di BKPSDM Pangandaran.
Sementara itu, curhatan Husein di media sosial menarik perhatian masyarakat termasuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Baca Juga: 5 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Fresh Graduate, Hindari!
Kang Emil sempat menemui Husein di Gedung Sate, dan meminta Husein bertahan sebagai ASN.
Dan akan mencarikan tempat mengajar yang baru Untuk Husein Ali Rafsanjani. (*)
Berita Terkait
-
Husein Ali, Mengurungkan Niatnya Mundur Sebagai ASN Usai bertemu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata
-
5 Poin-poin Hasil Pertemuan Ridwan Kamil dan Guru Husein Ali Soal Lapor Pungli Malah Diancam
-
Ini Besaran Gaji CPNS yang Dilepaskan Husein Guru di Pangandaran, Resign Gegara Lapor Pungli Malah Diintimidasi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!