SUARA GARUT - Sebanyak lima orang pelaku spesialisasi pencuri sepeda motor di Kabupaten Garut, Jawa Barat ditangkap polisi.
Dalam menjalankan aksinya mereka menggunakan senjata api mainan untuk menakuti korbannya.
Pekerjaan menggasak sepeda motor telah dijalani pelaku selama 13 tahun sejak 2010. Mereka di tangkap di wilayah Kecamatan Malangbong dan Tarogong Kaler.
Polres Garut hanya mengamankan 27 sepeda motor yang dimaling pelaku di 30 lokasi kejadian perkara. Dari kelima orang itu dua diantaranya merupakan penadah.
"Senjata mainan ini berupa korek api gas untuk menakuti korban bila terpergok. Mereka ini merupakan sindikat," ujar Waka Polres Garut, Komisaris Polisi Yopy Mulyawan, Selasa 16 Mei 2023 di Mapolres Garut.
Polisi saat ini masih memburu empat orang Daftar Pencarian Orang (DPO) yang merupakan bagian dari sindikat curanmor.
Hasil curian itu dijual melalui media sosial dengan harga berkisar antara Rp 2-3 juta per unit. Akun Facebooknya bernama Sempurna Mild.
Perbuatan mereka diancam kurungan penjara selama 5-7 tahun. Para pelaku itu diantaranya berinisial E, R, D, J dan T.
Karena itu, Yopy menghimbau masyarakat agar tidak membeli motor dengan harga yang murah di media sosial. "Pembeli bisa dianggap sebagai penadah, karena itu harus hati-hati," pungkas Yopy. (*)
Baca Juga: Polisi Tak Temukan Proyektil Peluru di TKP Penembakan, Pengacara Habib Bahar: Kita Hormati
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Kuota PPPK Terbatas, Pegawai Honorer Disdamkar Garut Kabur ke Daerah Lain, Begini Kondisi Kekuatan Personil Sekarang
-
Keluarga TKW yang Hilang Kontak di Arab Saudi Meminta Perlindungan Hukum ke Polres Garut
-
LPPM Upi Kompulkan Tokoh Agama, Seni dan Budaya di Kantor Kemenag Garut, Begini isi Pembahasannya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Syuting Film Terbaru Joko Anwar di Penjara, Tora Sudiro: Karena Gue Berpengalaman?
-
Viral Nasabah Bank 9 Jambi Ngaku Rp24,6 Juta Hilang Usai Mobile Banking Tak Bisa Diakses
-
Daftar Harga Sawit Mitra Plasma Riau Periode 25 Februari-3 Maret 2026
-
5 Warna Lipstik Menyegarkan, Harga Murah hingga Bikin Wajah Tampak Lebih Muda
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Membangun Kemandirian Emosional Lewat Buku Ternyata Bukan Kamu Rumahnya
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17