SUARA GARUT - Heboh penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan ASN PPPK bulan Mei 2023, DPP FAGAR akhirnya angkat bicara.
Melalui pesan WhatsApp group korcam Fagar se-Kabupaten Garut, Ketum DPP Fagar Adeng Sukmana menjelaskan SK dan pelantikan ASN PPPK guru 2022, tidak mungkin dilaksanakan bulan Mei 2023.
Dikutip dari pesan WhatsApp (WA) group korcam Fagar, Adeng Sukmana memberi penjelasan, pelantikan ASN PPPK kemungkinan di laksanakan bulan Juni.
"Kemungkinan bulan Juni, itu juga disesuaikan dengan tahapan dari panselnas, bulan ini tipis, karena sudah ada tahapan dari BKN," kata Adeng Sukmana saat di konfirmasi, Selasa, (17/05/2023).
Sesuai penyesuaian jadwal terbaru dari BKN, penyesuaian pengajuan NIP PPPK akan berlangsung hingga 31 Mei 2023 mendatang.
"Sementara waktu kita masih berada pada tahapan pengajuan NIPPPK, sampai 31 Mei 2023," kata Ketum Fagar.
Jadi tidak mungkin dilakukan pelantikan atau penyerahan SK PPPK guru pada waktu tersebut, karena khawatir akan melanggar aturan yang sudah ditentukan Panselnas.
Namun Fagar berharap 1 Juni 2023, SK PPPK guru 2022, bisa dilaksanakan sekaligus pelantikan.
Dalam pesannya, Fagar meminta tidak bersepekulasi sendiri, karena Pemda akan melakukan tahapan sesuai prosedur aturan yang sudah jelas.
Baca Juga: Panggil Sekretaris MA Hasbi Hasan Sebagai Tersangka, KPK: Kami Berharap Kooperatif
"Bersabarlah Insya Allah akan indah pada waktunya," tulisnya dalam pesan WA.
Sementara itu, FAGAR juga meminta anggota bersabar terkait penempatan yang masih jauh dari harapan.
Hingga saat ini, panitia seleksi daerah (Diskik dan BKD), masih beriktiar untuk mengajukan relokasi penempatan kepada panselnas.
"Kemungkinan penempatan masih bisa saja berubah, selama SK belum diberikan," tulisnya lebih lanjut.
Semoga bersabar dan berdoa, agar pengajuan relokasi penempatan mendapatkan persetujuan dari Panselnas. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Penjualan Kendaraan Niaga Naik di Februari, Kadin: Geliat Ramadan dan Berkah Proyek Pemerintah
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Sold Out on You, Ahn Hyo Seop Jadi Petani di Romcom Baru Netflix
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
Feri Amsari: Negara Harus Ungkap Pelaku Serangan Andrie Yunus atau Dianggap Bagian dari Kejahatan
-
Ditanya "Sekarang Kerja di Mana" saat Jobless? Begini Cara Ngeles secara Elegan
-
Profil Bupati Cilacap Syamsu Auliya Rachman yang Terjaring OTT KPK, Harta Tembus Rp11 Miliar
-
BRI Permudah Kredit Mobil dan EV, Ajukan Langsung di Super Apps BRImo