SUARA GARUT - Kordinator wilayah guru lulus Passing Grade PPPK (GLPGPPPK) Kabupaten Lampung Selatan Fulkan Gaviri mempertanyakan soal anggaran gaji dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Fulkan mempertanyakan kebenaran soal adanya wacana pemerintah pusat tidak akan mentrasfer DAU untuk tahun depan.
Fulkan bersama perwakilan guru lulus passing Grade lampung langsung menanyakan hal itu kepada Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih di Jakarta, Jumat, (19/05/2023).
Jawaban anggota Legislatif Senayan itu membuat Fulkan dan juga perwakilan lainya menjadi terkejut.
"Pak Fikri menyebutkan Pemkab Lampung Selatan tidak memahami aturan yang ada terkait pengelolaan DAU untuk gaji PPPK," kata Fulkan dikutip dari JPNN, pada Sabtu, (20/05/2023).
Menurut Fulkan seperti keterangan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, tidak semuanya benar.
Kata Fulkan, Wakil Ketua Komsisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengatakan urusan gaji, dan tunjangan PPPK guru tidak usah di khawatirkan.
Pemda sesuai PMK 212, malah diminta mengajukan formasi sebanyak-banyaknya.
Seharusnya, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 212 /PMK.07/2022 Tahun Anggaran 2023 menjadi pijakan pemda, imbuhnya.
"Pesan Komisi X DPR RI, jika pemda bersikeras dan tidak paham anggaran gaji PPPK, silahkan datang ke Jakarta," katanya, dari JPNN.
Belakangan dikabarkan, jajaran Pemkab Lamsel hingga Bupati Nanang Ermanto masih enggan menambah kuota karena kondisi keuangan.
"Pemkab Lamsel belum siap atau tidak mampu menambah kuota 120 menjadi 727 formasi," kata Fulkan dari JPNN.
Kondisi tersebut, lantaran ketidakmampuan pemda khawatir DAU tidak tidak di trasnfer ke daerah.
Akibatnya, meski 727 guru lamsel sudah dinyatakan lulus passing grade, pemkab hanya mampu membuka 120 formasi guru. (*)
Berita Terkait
-
Sebanyak 4 Orang ASN PPPK Guru Garut Memasuki BUP, Begini Cara PGPPPK Perjuangkan JHT, dari Taspen
-
Asyik Guru ASN PPPK Kota Sorong PBD Akan Terima Gaji 10-11 Juta Rupiah, Ketentuanya Begini
-
Gelar Halal Bihalal, Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi Minta Gubernur DKI Sampaikan Pesan Ini untuk Presiden Jokowi, Tidak Hanya Soal PPPK Guru
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
Sempat Hilang, Karyawan Tenggelam di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal
-
5 Fakta Stadion Pakansari Jadi Venue Utama AFF 2026 dan Persiapan Kilat Bupati Bogor
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal