SUARA GARUT - Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman sempat berang saat mengetahui ada warganya mengalami penyiksaan di Arab Saudi.
Informasi itu, Helmi dapatkan dari wartawan yang menanyakan upaya Pemerintah Kabupaten Garut. Saat itu juga, Helmi Budiman langsung menghubungi Kepala Disnaker namun sayangnya ia tidak tau apa-apa.
Belakangan ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Garut, mulai melakukan penelusuran guna mengetahui pihak yang memberangkatkan Ela Lesatari.
Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Garut yang mengalami masalah di Riyadh, Saudi Arabia dipastikan diberangkatkan ke Arab Saudi tidak melalui prosedur yang seharusnya alias ilegal.
Kepala Disnakertrans Garut, Erna Sugiharti, menyebutkan setelah mendapatkan informasi adanya seorang PMI warga Garut yang mendapatkan masalah di Arab Saudi, pihaknya langsung melakukan penelusuran.
Hasilnya, diperoleh sejumlah keterangan bahwa Ela berangkat ke Arab Saudi pada Oktober lalu melalui jalur ilegal.
Namun katanya, setelah dilakukan pengecekan dokumen melalui sistem serta data di Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), ternyata nama Ela tidak terdaftar sebagai PMI dari Garut yang diberangkatkan ke Arab Saudi.
Begitu pun terkait pihak perusahaan yang memberangkatkan Ela ke luar negeri, sama sekali tidak ada datanya.
Dengan demikian Erna memastikan jika pemberangkatan Ela ke luar negeri tidak melalui prosedur yang seharusnya alias ilegal.
Baca Juga: Jadwal Malaysia Masters 2023 Hari Ini, Fajar/Rian Tanding di Babak Pertama
Pihaknya pun sangat menyayangkan karena Ela bisa mendapatkan informasi bisa bekerja di luar negeri dari pihak yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
"Saat ini kami masih terus melakukan penelusuran terkait pihak yang memberangkatkan Ela ke luar negeri. Kami tentu sangat menyayangkan masih adanya warga Garut yang berangkat menjadi PMI melalui jalur yang ilegal seperti itu", ujar Erna. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kenalan dengan Zi, Putra Dodhy Kangen Band yang Bakal Jadi Idola Baru Gen Z
-
8 Wilayah Nikmati Blanket Coverage, Jaringan 5G XLSmart Kini Jangkau Jawa Timur
-
Valvoline Manfaatkan Momentum Piala Dunia 2026 Perkuat Dominasi Pasar Oli Nasional
-
Jelang Persidangan, Bupati Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Perempuan Semarang
-
JPO Tendean Dibongkar, Pramono Siapkan Zebra Cross Sementara dan Jembatan Baru
-
Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta
-
3 Rekomendasi Parfum Morris yang Paling Wangi dan Tahan Lama untuk Wanita
-
Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan
-
Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa