SUARA GARUT - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut, Jawa Barat belum bisa membuktikan adanya dugaan pelanggaran dalam kasus saweran duit yang dilakukan Partai Nasdem pada saat pengajuan bakal calon legislatif (Bacaleg) di halaman KPU Kabupaten Garut pada Kamis, 11 Mei 2023 lalu.
Padahal kasus yang menyita perhatian publik itu sudah berlalu hampir 2 pekan, bahkan sudah dilakukan sidang Pleno 1 dua hari pasca peristiwa dan melakukan investigasi, serta penelusuran awal.
" Hari ini (Senin, 22 Mei 2023) kita panggil 2 Bacaleg yang ikut dalam kejadian peristiwa itu, karena pada hari Jumat (19 Mei) kita lakukan juga Ketua KPU dan satu orang bakal calon legislatif yang kita panggil dan kita lakukan klarifikasi," tutur Anggota komisioner yang membawahi bidang hukum Bawaslu Garut Ahmad Nurul Syahid, Senin (22/05/2023).
Ahmad Nurul Syahid yang akrab disapa Ayi itu, mengatakan, secepatnya akan dilakukan sidang Pleno Bawaslu untuk menyatakan sikap dan memberikan rekomendasi terhadap peristiwa nyawer tersebut.
"Mudah-mudahan secepatnya kita menggelar sidang Pleno, karena kita juga dikejar waktu dan sesuai dengan prosedur yang ada dan dibatasi waktu beberapa hari sebelum memastikan apakah ada dugaan pelanggaran atau tidak," jelas Ayi.
Sambung, untuk kemungkinan memanggil kader sebagai tambahan untuk dimintai keterangan terkait peristiwa viral tersebut, akan menunggu perkembangan selanjutnya
"Jika ditemukan adanya dugaan pelanggaran kita akan proses sejauh mana tingkat pelanggarannya yang dilakukan. Apakah masuk hanya etik administrasi atau dugaan pelanggaran pidana," katanya.
Ditambahkannya, pada sidang pleno yang akan digelar Bawaslu itu akan membahas selain melihat peristiwa juga melihat kajian awal dan disesuaikan dengan regulasi yang ada.
"Kalau tidak ditemukan dugaan pelanggaran bisa dipastikan ini harus dihentikan tentunya, dan akan ada tindak lanjut, ini akan menjadi pembelajaran buat kita semua," pungkasrya.(*)
Baca Juga: PDIP Bakal Gelar Rakernas ke-III Awal Juni 2023, Gibran Dapat Tugas Khusus dari Partai
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Bingung Balas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin? Ini 5 Jawaban Terbaik dan Penuh Makna
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Doa Idulfitri yang Dianjurkan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Serta Maknanya Selain 'Minal Aidin'
-
Danu Sang Nazir: Mata Merah Pertama
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman